Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri PPPA Ungkap Sekolah Rakyat Bangkitkan Harapan Anak Kurang Mampu

📅 Minggu, 05 Apr 2026, 18:10 WIB | Oleh:
Menteri PPPA Ungkap Sekolah Rakyat Bangkitkan Harapan Anak Kurang Mampu Doc: Humas Kementerian PPPA
Ket. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi (kedua dari kiri)

JAKARTA - Pemerintah ingin memastikan tidak ada anak Indonesia yang kehilangan akses pendidikan. Karena itu, kehadiran program sekolah rakyat menjadi salah satu solusi membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu melanjutkan pendidikan.

“Bagaimana Bapak Presiden ini tidak ingin ada anak Indonesia yang tidak bisa makan dan tidak ingin ada anak Indonesia yang tidak bisa menempuh pendidikan. Karena itu, sekolah rakyat hadir sebagai solusi agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa melanjutkan pendidikan,” kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi, dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (5/4).

Ia mengatakan, saat meninjau kegiatan Sekolah Rakyat, terlihat anak-anak mengikuti kegiatan belajar dengan penuh semangat dan kebahagiaan. Arifah menuturkan, program tersebut memberi harapan bagi anak-anak yang sebelumnya merasa sulit melanjutkan pendidikan.

“Mereka merasakan bahwa program ini membangkitkan semangat mereka untuk meraih cita-cita. Anak-anak yang sebelumnya merasa mustahil melanjutkan sekolah, kini percaya diri meraih pendidikan berkat hadirnya program Sekolah Rakyat,” ucap Arifah.

Ia juga memberikan motivasi kepada para siswa agar percaya diri dan memiliki cita-cita tinggi. Selain itu, Arifah mengingatkan para siswa agar tidak merasa rendah diri karena bersekolah di Sekolah Rakyat.

“Saya menyampaikan bahwa kalian adalah generasi masa depan Indonesia, calon pemimpin Indonesia di masa depan. Tanamkan cita-cita setinggi-tingginya dan manfaatkan proses belajar di Sekolah Rakyat ini,” kata Arifah.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, mengingatkan siswa memanfaatkan fasilitas dan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat sebaik-baiknya. Ia menegaskan, siswa tidak berjalan sendiri, karena didampingi dan dibimbing berbagai pihak agar berkembang optimal.

“Kita berharap para siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, terampil, kompetitif, dan berdaya saing. Para siswa diharapkan mampu menyerap setiap pembelajaran yang diberikan sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik,” kata Agus. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.