Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menkeu Purbaya Uji Coretax: Telepon Kring Pajak Mendadak Bikin Petugas Deg‑Degan!

📅 Jumat, 19 Sep 2025, 14:41 WIB | Oleh:
Menkeu Purbaya Uji Coretax: Telepon Kring Pajak Mendadak Bikin Petugas Deg‑Degan! Doc: Antara Foto
Ket. Petugas Kring Pajak Dites Mendadak soal Coretax Oleh Menkeu Purbaya, Siapkah DJP?

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa belum lama ini membuat gebrakan mengejutkan di ruang pelayanan publik pajak. Dalam sebuah aksi mendadak, ia menelepon Kring Pajak (contact center Direktorat Jenderal Pajak/DJP) untuk menguji langsung keandalan sistem dan kesiapan petugas dalam menghadapi masyarakat umum terutama terkait sistem pajak baru, Coretax.

Video singkat pengujian tersebut diunggah di akun resmi TikTok DJP @ditjenpajakri pada Jumat, 19 September 2025. Dalam video itu, tampak Purbaya duduk berdampingan dengan Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu, sambil menelepon Kring Pajak nomor 1500200, berpura‑pura sebagai wajib pajak yang belum memahami Coretax. 

Awalnya, petugas contact center menjelaskan bahwa salah satu layanan DJP sekarang harus melalui laman Coretax, termasuk pendaftaran NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Purbaya lalu menyahut bahwa ia belum tahu apa itu Coretax dan minta penjelasan tentang berapa lama daftar, prosesnya, fungsi‑fungsinya.

Apa Itu Coretax dan PSIAP

Coretax adalah bagian dari program PSIAP (Proyek Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan), diatur berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2018. Sistem ini bertujuan untuk mengintegrasikan seluruh layanan perpajakan dalam satu platform: pendaftaran wajib pajak, pelaporan SPT, pembayaran, pemeriksaan, dan penagihan pajak. 

DJP sudah melakukan edukasi Coretax dalam beberapa tahap, termasuk kelas pajak tatap muka dan peluncuran aplikasi simulasi untuk membantu wajib pajak memahami sistem tersebut sebelumnya. Namun, meski sudah resmi dioperasikan sejak awal 2025, banyak pengguna melaporkan berbagai kendala teknis seperti kegagalan login, eror input data, dan proses yang belum sepenuhnya mulus.

Pengujian mendadak oleh Menkeu Purbaya ini jadi sorotan publik. Sebagian orang memuji langkah transparan dan berani untuk melihat langsung bagaimana layanan pajak di lapangan berjalan. Tetapi tak sedikit pula yang mengungkap bahwa Coretax, meski menjanjikan efisiensi dan modernisasi, masih menghadapi “nyali eror” di beberapa titik.

Beberapa keluhan wajib pajak termasuk: sulitnya akses pada platform saat beban tinggi, lambatnya respon pada petugas Kring Pajak, dan kurang jelasnya panduan penggunaan bagi wajib pajak yang belum terbiasa dengan sistem digital.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.