Menag Sebut Istiqlal-Masjid Negara IKN adalah Masjid Kembar Pusat Keagamaan
📅 Minggu, 22 Feb 2026, 14:18 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Otorita IKN
PENAJAM PASER UTARA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyebut Masjid Istiqlal di Jakarta dan Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, adalah masjid kembar sebagai pusat kegiatan keagamaan nasional.
"Masjid Istiqlal dan Masjid Negara IKN adalah masjid kembar," ujar Menag Nasaruddin Umar di Penajam, Minggu, disela rangkaian kunjungan ke IKN.
"Ilmu apapun yang diterima di Masjid Istiqlal sama yang diterima Masjid Negara IKN," tambahnya.
Kehadiran Menag Nasaruddin Umar tersebut menjadi langkah awal sinergi pengelolaan antara Masjid Istiqlal dan Masjid Negara IKN sebagai pusat kegiatan keagamaan nasional.
Kementerian Agama (Kemenag) bakal menghadirkan berbagai program, kata dia, antara lain beasiswa pendidikan kader ulama bagi masyarakat Kaltim dan program penayangan kajian keagamaan yang disiarkan secara langsung serta terhubung antara Masjid Istiqlal dan Masjid Negara IKN.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pendidikan kader ulama Indonesia bagian timur di Masjid Negara IKN dan Indonesia bagian barat di Masjid Istiqlal, kata Menag, program kajian keagamaan ditayangkan secara bergantian dan disiarkan langsung dari Jakarta maupun IKN.
Menag melakukan serangkaian kegiatan ibadah, selain shalat fardhu lima waktu, juga Shalat Jumat dan Shalat Tarawih di Masjid Negara IKN bersama masyarakat di wilayah itu.
"Masjid memiliki peran strategis, bukan sekadar sebagai tempat ibadah, melainkan pusat pemberdayaan dan pembinaan umat, simbol pemersatu umat, rumah besar untuk kemanusiaan,” ucap Menag Nasaruddin Umar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Program pendidikan dan keagamaan di IKN akan berkembang sebagai pusat peradaban baru, lanjut dia, termasuk dalam memperkuat toleransi antarumat beragama dalam satu kawasan.
Menag juga melakukan penanaman pohon, buka puasa bersama, penyerahan bantuan mushaf Al Quran dan pemberian dua ton kurma kepada sejumlah pemangku kepentingan di IKN, diakhiri dengan kunjungan ke Istana Negara dan sejumlah lokasi lainnya di IKN.
Masjid Negara IKN menjadi pusat dan ruang pembelajaran spiritual terbuka bagi masyarakat, kata Menag, sekaligus menguatkan IKN tumbuh sebagai kota maju secara fisik, serta menjadi kota yang dicintai dan dirindukan masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!