Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Memasuki Musim Hujan, Pemkot Pekalongan Bentuk Kelurahan Tangguh Bencana

📅 Jumat, 31 Okt 2025, 09:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memasuki Musim Hujan, Pemkot Pekalongan Bentuk Kelurahan Tangguh Bencana Doc: ANTARA
Ket. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pekalongan bersama sukarelawan kelurahan tanggap bencana melakukan simulasi penanganan korban bencana di Pekalongan.

PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng),, terus memperkuat ketahanan lingkungan masyarakat terhadap bencana melalui pembentukan dan pelatihan kelurahan tangguh bencana yang ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pekalongan, Budi Suheryanto, di Pekalongan, Jumat (31/10), mengatakan saat ini tercatat ada ada 21 kelurahan tangguh bencana dari 27 kelurahan. 

"Pembentukan dan pelatihan kelurahan tangguh bencana merupakan langkah strategis untuk menciptakan masyarakat yang tanggap dan mandiri menghadapi bencana terutama menjelang musim hujan," katanya.

Menurut dia, pihaknya kini menggencarkan kegiatan simulasi dan pelatihan di setiap kelurahan dengan menyesuaikan potensi ancaman yang ada di masing-masing kelurahan itu.

Untuk sejumlah wilayah kelurahan di Kecamatan Pekalongan Utara dan Pekalongan Barat, kata dia, fokus pada banjir dan rob sedangkan wilayah Pekalongan Selatan lebih pada kegiatan simulasi kebakaran dan gempa. 

Ia mengatakan pihaknya akan melibatkan unsur Komando Distrik Militer setempat, sukarelawan, dan masyarakat dalam kegiatan simulasi agar sinergi antar-instansi semakin kuat.

"Pekan depan, kami akan menggelar simulasi banjir bersama Kodim di Kelurahan Kandang Panjang sebagai bagian dari latihan kesiapsiagaan terpadu," katanya.

Budi mengatakan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi bencana, pihaknya juga menyiapkan satgas 24 jam dan sukarelawan di lapangan.

"Mereka akan menjadi garda terdepan saat bencana terjadi termasuk mendirikan dapur umum dan evakuasi warga. Saat terjadi banjir, sukarelawan lokal yang sudah dilatih inilah yang pertama kali bergerak karena mereka tahu kondisi wilayah dan jalur evakuasi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.