Meksiko Bertekad Bela Kedaulatan Wilayah Terkait Keamanan Perbatasan
📅 Rabu, 04 Feb 2026, 20:42 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
KOTA MEKSIKO - Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum kembali menegaskan komitmennya untuk membela kedaulatan nasional sebagai tanggapan atas pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang keamanan perbatasan pada peringatan ke-178 Perjanjian Guadalupe Hidalgo.
Perjanjian yang ditandatangani pada 1848 tersebut mengakhiri Perang Meksiko-Amerika dan mengakibatkan Meksiko kehilangan lebih dari separuh wilayahnya kepada Amerika Serikat.
"Kami bukan Santa Anna. Kami akan mempertahankan kedaulatan kami," ujar Sheinbaum dalam konferensi pers pagi hari di Istana Nasional, Selasa, merujuk pada peran kontroversial presiden saat itu, Antonio Lopez de Santa Anna, selama perang tersebut.
Mengaitkan perjanjian bersejarah itu dengan kebijakan terkininya terkait keamanan perbatasan, migrasi, dan perdagangan narkotika, Trump mengatakan bahwa sejak menjabat, dia telah berupaya "mempertahankan perbatasan selatan kami dari invasi", dengan berlandaskan pada kemenangan Amerika Serikat atas Meksiko 178 tahun lalu.
Menanggapi hal tersebut, Sheinbaum menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan membiarkan narasi apa pun yang merusak kedaulatan atau martabat nasional Meksiko.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan menyusul ancaman Trump pada Januari lalu soal kemungkinan inkursi militer ke wilayah Meksiko untuk memerangi kartel narkotika.
Sebulan sebelumnya, dengan dalih yang sama, Amerika Serikat secara paksa menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dalam sebuah operasi militer. Ant/Xinhua
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!