Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Diminta Hindari Politik Identitas

📅 Jumat, 30 Des 2022, 09:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Diminta Hindari Politik Identitas Doc: Koran Jakarta Yasir Arafat
Ket. REFLEKSI AKHIR TAHUN -- Ketua Umum DPP IKA Undip Abdul Kadir Karding dalam konferensi pers “Refleksi Akhir Tahun IKA Undip” di Kantor DPP IKA Undip, Jakarta, Kamis (29/12). Dalam konferensi pers tersebut, Kadir didampingi oleh Ketum DPP IKA Undip Demisioner Ahmad Muqowam, Ketua Pengarah Steering Committee Munas Ke-10 IKA Undip Mangara Pardede.

JAKARTA - Ikatan Alumni (IKA) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menghindari praktik-praktik politik identitas dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

"Jangan sampai efek-efek kampanye atau politik yang dibangun atas nama politik identitas itu memberikan dampak yang tidak baik bagi persatuan dan kesatuan kita. Itu yang pertama, jadi praktik-praktik politik identitas harus kita hindari," ujar Ketua Umum DPP IKA Undip Abdul Kadir Karding dalam konferensi pers "Refleksi Akhir Tahun IKA Undip" di Kantor DPP IKA Undip, Jakarta, Kamis (29/12).

IKA Undip, tambah Kadir, juga mengingatkan seluruh pihak perlu tetap menjaga persatuan dan kesatuan NKRI di tengah peningkatan dinamika politik sebagai hal yang biasa terjadi di tengah penyelenggaraan pemilu.

Ia pun menyampaikan IKA Undip akan mengambil peran sebagai katalisator kesatuan bangsa dalam pelaksanaan setiap tahapan Pemilu 2024.

Ajakan menghindari politik identitas dan menjaga kesatuan serta persatuan di tengah pelaksanaan Pemilu 2024 itu merupakan salah satu rekomendasi dari IKA Undip yang disusun oleh tim ad hoc di bawah kepemimpinan Kadir terkait dengan kontestasi politik di Indonesia pada tahun 2024.

Selain dua persoalan itu, IKA Undip juga menyoroti perihal penyebaran informasi mengenai pemilu yang didominasi oleh informasi negatif sehingga memanaskan situasi politik di Tanah Air. "Sekarang ini, informasi tentang pemilu ini macam-macam. Ada yang positif, tapi dalam bayangan kami banyak negatif karena provokasi-provokasi berlebihan. Belum pilpres dan pemilu dimulai, hari ini (situasi politik) mulai hangat," ujar Kadir.

Oleh karena itu, IKA Undip menyatakan akan mengambil peran bersama penyelenggara pemilu untuk mengedukasi masyarakat agar tidak keliru dalam memahami informasi kepemiluan ataupun tidak mudah terprovokasi oleh berita negatif. Mereka akan hadir di tengah masyarakat untuk memberikan informasi yang baik dan anti-hoaks sehingga dapat menyejukkan situasi politik di setiap tahapan Pemilu 2024.

IKA Undip juga mengingatkan pentingnya bagi segenap pihak penyelenggara pemilu untuk senantiasa menjaga netralitas dalam penyelenggaraan Pemilu 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.