Masyarakat Cirebon Gempar Ada Meteor Jatuh Diikuti Suara Dentuman Keras, Polisi Lakukan Hal Ini
📅 Senin, 06 Okt 2025, 13:50 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
CIREBON - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon menyelidiki informasi lokasi terkait dengan fenomena cahaya dari langit yang diduga meteor jatuh di wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat (Jabar), Minggu (5/10) malam.
Kepala Polresta Cirebon Kombes Pol Sumarni di Cirebon, Senin (6/10), mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan masyarakat serta informasi yang beredar di media sosial dengan menerjunkan jajaran kepolisian ke sejumlah lokasi.
“Setelah kami menerima berbagai informasi, baik dari media sosial maupun pihak terkait, kami langsung memerintahkan seluruh jajaran untuk melakukan pengecekan di lapangan,” katanya.
Ia menyebutkan petugas telah melakukan pemeriksaan di sejumlah titik yang disebut warga sebagai lokasi jatuh benda langit tersebut mulai dari kawasan Ciperna hingga Cirebon timur.
Pengecekan dilakukan di jalur arteri dan tol, termasuk berkoordinasi dengan para kepala desa, untuk memastikan tidak ada peristiwa luar biasa di wilayah masing-masing.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Sampai saat ini kami belum mendapatkan data atau informasi yang menunjukkan adanya meteor jatuh dan sejenisnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan penyelidikan masih terus dilakukan guna memastikan kebenaran informasi tersebut. “Penyelidikan tetap kami lanjutkan. Kami mohon waktu untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh,” katanya.
Polresta Cirebon berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon untuk menelusuri kemungkinan adanya dampak di permukaan bumi, seperti benturan atau kebakaran kecil.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, katanya, hingga saat ini tidak ada laporan masyarakat atau temuan petugas di lapangan yang mengindikasikan adanya material asing atau bekas jatuh benda langit tersebut. “BPBD dan pihak terkait juga belum menyatakan adanya kejadian tersebut di wilayah Cirebon,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat tidak menyebarkan kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan menunggu hasil investigasi resmi dari pihak berwenang. “Agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ucap dia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kertajati mengumpulkan data terkait dengan suara dentuman keras disertai bola api terang yang diduga meteor di Cirebon.
Kepala Tim Kerja Prakiraan, Data, dan Informasi BMKG Kertajati Muhammad Syifaul Fuad menjelaskan dari sisi meteorologi, suara dentuman dapat disebabkan beberapa faktor, seperti sambaran petir, aktivitas gempa bumi, atau peristiwa longsor.
Namun, kata dia, kondisi cuaca di wilayah Cirebon dan sekitarnya saat kejadian dinyatakan cerah berawan. “Berdasarkan citra satelit, tidak ada indikasi awan konvektif di sekitar wilayah Cirebon saat kejadian,” ujarnya.
Profesor astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin menyebutkan dentuman dan visual bola api yang disaksikan warga di sekitar Cirebon, disebabkan jatuhnya meteor besar di Laut Jawa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!