Mantan PM Thaksin Shinawatra Tinggalkan Thailand di Tengah Kekacauan Politik
📅 Jumat, 05 Sep 2025, 19:45 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: AFP/Chanakarn Laosarakham
BANGKOK - Mantan perdana menteri Thailand yang berpengaruh, Thaksin Shinawatra, terbang meninggalkan negara itu pada hari Kamis (4/9), kata polisi, sehari sebelum pemungutan suara parlemen untuk perdana menteri berikutnya dan menjelang putusan pengadilan yang dapat memenjarakannya.
Kepergian miliarder Thaksin, yang menghabiskan total 15 tahun dalam pengasingan, terjadi saat pemerintahan koalisi partai berkuasa Pheu Thai yang didirikannya sedang dalam kekacauan, menghadapi tantangan besar dari partai saingan menjelang pemungutan suara pada Jumat (5/9).
Pada Selasa (9/9) pekan depan, Mahkamah Agung akan memutuskan kasus yang melibatkan Thaksin yang berpotensi membuatnya menjalani hukuman penjara, yang dihindarinya setelah kembali ke Thailand pada tahun 2023 dengan menghabiskan waktu berbulan-bulan di rumah sakit karena alasan medis.
Thaksin terbang dari Bandara Don Mueang Bangkok pukul 19.17 waktu setempat dengan jet pribadi, setelah pihak berwenang mengonfirmasi bahwa ia tidak memiliki perintah pengadilan yang melarangnya meninggalkan negara itu, kata polisi dalam sebuah pernyataan.
Pesawatnya, yang menurut polisi bernomor T7GTS, awalnya terlihat terbang menuju Singapura tetapi kemudian melintasi Malaysia dan melakukan sejumlah putaran di Laut Andaman sebelum menuju lebih jauh ke barat, menurut pelacak penerbangan daring.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pengacara Thaksin, Winyat Chatmontree, mengatakan bahwa dia tidak mengetahui Thaksin meninggalkan negara itu, tetapi mengatakan bahwa mantan perdana menteri itu mengatakan dia akan pergi ke pengadilan pekan depan.
Dalam unggahan pagi harinya di situs media sosial X, Thaksin mengatakan ia meninggalkan Thailand untuk pemeriksaan kesehatan di Singapura, tetapi dialihkan ke Dubai karena penutupan bandara dan akan "mengunjungi teman-teman" di sana serta bertemu dengan dokter pernapasan dan ortopedi. CNA/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!