Maladewa, Negara dengan Wilayah Terkecil di Asia
📅 Senin, 17 Mar 2025, 22:00 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: Istimewa
NEGARA terkecil di Asia adalah Maladewa di kawasan Samudera Hindia, dengan luas wilayahnya yaitu 298 kilometer persegi yang terdiri dari sekitar 1.200 pulau karang kecil dan gusung dikelompokkan ke dalam kelompok yang disebut atol.
Ribuan pulau di Maladewa ini tergolong sangat kecil dengan titik tertinggi hanya mencapai 1,8 meter di atas permukaan laut, membuatnya rentan terhadap dampak perubahan iklim dan kenaikan permukaan laut.

Salah satu potret pulau di Maladewa (AFP/Shubam Koul)
Sebaiknya Anda baca juga:
Negara dengan populasi berjumlah 523.787 ini memiliki iklim tropis, dengan suhu tahunan rata-rata berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celsius, dan musim hujan pada bulan Mei hingga Agustus. Bahasa yang digunakan di negara ini adalah Dhivehi dengan mayoritas masyarakatnya menganut agama Islam Suni.
Ibukota Maladewa adalah Male, salah satu kota terpadat di negara tersebut yang terletak di tepi selatan Atol Male (Atol Kaafu), yang juga menjadi jantung negara itu sebagai pusat administrasi, bisnis dan pembangunan. Ekonomi Maladewa didasarkan pada pariwisata, memancing, pembuatan perahu, dan perbaikan perahu, dengan pariwisata menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Mata uang yang digunakan di Maladewa adalah Rufiyaa Maladewa (MVR) yang masing-masing setara dengan 1.061 rupiah.
Sebaiknya Anda baca juga:

Uang kertas rufiyaa menampilkan keindahan alam dan ciri khas negara Maladewa. (Maldives Monetary Authority)
Maladewa adalah tujuan wisata populer yang dikenal dengan pantai berpasir putihnya, perairan jernih, dan kehidupan laut yang melimpah, menawarkan kesempatan untuk menyelam, snorkeling, dan olahraga air. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!