Selat Hormuz Lumpuh, Negara-Negara Teluk Kompak Pangkas Produksi Minyak
📅 Selasa, 10 Mar 2026, 22:57 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP/Giuseppe Cacace
MOSKOW - Empat negara Teluk, yaitu Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, dan Irak, dilaporkan mengurangi produksi minyak setidaknya 6 juta barel per hari (bpd).
Arab Saudi telah memangkas produksi minyak sebesar 2-2,5 juta bpd, Uni Emirat Arab (UEA) sebesar 500.000-800.000 bpd, Kuwait sekitar 500.000 bpd, dan Irak sebesar 2,9 juta bpd di tengah penutupan Selat Hormuz, menurut laporan Bloomberg pada Selasa, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Itu berarti bahwa empat negara Teluk telah mengurangi produksi minyak setidaknya sebesar 5,9 juta bpd dan paling banyak 6,7 juta bpd.
Pada Januari, produksi minyak Arab Saudi adalah 10,086 juta bpd, UEA 3,389 juta bpd, Kuwait 2,581 juta bpd, dan Irak 4,157 juta bpd, menurut data terbaru dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).
Dengan demikian, penurunan produksi di tiga negara pertama sekitar seperlima dari total produksi Januari mereka, dan di Irak mencapai 70 persen, menurut laporan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penurunan produksi minyak di Timur Tengah disebabkan oleh hampir sepenuhnya blokade pengiriman melalui Selat Hormuz, yang merupakan jalur utama untuk ekspor energi dari negara-negara Teluk, menurut laporan Bloomberg. Ant/Sputnik/RIA Novosti
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!