Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Longsor Tutup Jalur Majalengka-Kuningan, Dua Pemotor Terjebak

📅 Senin, 12 Mei 2025, 06:36 WIB | Oleh:
Longsor Tutup Jalur Majalengka-Kuningan, Dua Pemotor Terjebak Doc: ANTARA/HO-BPBD Majalengka
Ket. Petugas gabungan saat masih bersiaga dan melakukan asesmen data terkait bencana longsor di jalur penghubung Majalengka-Kuningan, Jawa Barat, Minggu (11/5) malam.

MAJALENGKA - Tanah longsor menutup akses jalan penghubung Majalengka-Kuningan, Jawa Barat, tepatnya di Desa Sindangpanji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka pada Minggu (11/5) malam yang menyebabkan dua pemotor sempat terjebak di lokasi kejadian.

Penata Penanggulangan Bencana Ahli Pertama BPBD Majalengka Wawan Suryawan mengatakan longsor pertama terjadi sekitar pukul 16:30 WIB, saat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur kawasan tersebut.

“Tadi pukul 18:00 WIB kami melakukan penanganan karena longsornya kecil. Ternyata setelah Isya terjadi longsor susulan yang mengakibatkan dua pemotor terjebak,” katanya di Majalengka, Minggu.

Ia menyebutkan kedua korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan hanya mengalami luka ringan. Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan BPBD, TNI, Polri, serta warga sekitar.

Menurut dia, material longsoran berupa tanah dan batu menutup seluruh badan jalan tersebut, sehingga arus lalu lintas dari arah Majalengka maupun Kuningan tidak dapat dilalui.

“Ruas jalan ini tertutup total. Akses dari dua arah tidak bisa digunakan sementara waktu,” ujarnya.

Ia menyampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majalengka bersama dinas teknis, saat ini telah melakukan asesmen dan penanganan darurat di lokasi kejadian.

Adapun penangan itu, lanjut dia, difokuskan pada pembersihan jalur dengan menerjunkan alat berat ke lokasi kejadian.

Pihaknya kini terus melakukan koordinasi lintas sektor, untuk mempercepat proses penanganan dan pembukaan kembali jalur yang terdampak longsor.

“Masyarakat diimbau untuk menggunakan jalur alternatif melalui Cidulang–Cipulus menuju Gunungsirah, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan,” tuturnya.

Ia juga meminta warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun dan melintasi jalur minim penerangan.

“Segera laporkan kepada kami jika terjadi bencana di wilayah sekitar, agar bisa langsung ditangani,” ucap dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.