Kota di Jepang akan Batasi Penggunaan Ponsel Maksimal 2 Jam Sehari
📅 Kamis, 28 Agu 2025, 13:45 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: BBC
NAGOYA - Sebuah kota di Jepang bagian tengah akan meloloskan peraturan yang merekomendasikan semua penduduk untuk membatasi penggunaan telepon pintar hingga dua jam sehari di luar pekerjaan dan sekolah.
Kyodo melaporkan, peraturan itu dibuat di tengah kekhawatiran mengenai dampak paparan teknologi yang berlebihan. Namun aturan itu tidak disertai dengan hukuman bagi yang melanggar.
Peraturan daerah yang disusun oleh Kota Toyoake di Prefektur Aichi kemungkinan akan menjadi peraturan daerah pertama di Jepang yang membatasi penggunaan ponsel pintar dan perangkat elektronik lainnya, menurut pemerintah kota. Jika disahkan oleh dewan kota, peraturan daerah tersebut akan mulai berlaku pada 1 Oktober.
"Kami ingin peraturan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berpikir tentang cara mereka menggunakan telepon pintar," kata seorang pejabat.
Untuk memastikan anak-anak mendapatkan tidur malam yang baik, rancangan peraturan ini mengimbau siswa sekolah dasar untuk tidak menggunakan ponsel pintar setelah pukul 9 malam dan siswa sekolah menengah pertama dan yang lebih tua untuk meletakkan ponsel pintar mereka sebelum pukul 10 malam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Draf tersebut mengakui bahwa telepon pintar, komputer pribadi, dan tablet merupakan kebutuhan, tetapi juga memperingatkan bahwa penggunaan media sosial dan streaming video yang berlebihan bisa berdampak negatif pada kesehatan dan kehidupan keluarga.
Menurut rancangan peraturan daerah tersebut, pemerintah kota akan bekerja sama dengan sekolah dan orang tua untuk mempromosikan penggunaan perangkat elektronik yang sehat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!