Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Lampung Selatan Imbau Warga Jaga Kebersihan Lingkungan Cegah Malaria

📅 Sabtu, 24 Jan 2026, 00:30 WIB | Oleh:
Dinkes Lampung Selatan Imbau Warga Jaga Kebersihan Lingkungan Cegah Malaria Doc: Antara Foto
Ket. Petugas Dinkes Lampung Selatan melakukan pemantauan di salah satu sungai yang menggenang di lingkungan warga.

 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung mengingatkan warga selalu menjaga pola hidup yang baik, terutama kebersihan lingkungan rumah dan sekitarnya, untuk mempertahankan status daerah setempat bebas penyakit malaria.

“Kasus penyakit malaria tahun 2025 nol kasus. Untuk mempertahankan status daerah eliminasi malaria Dinkes melakukan pengendalian lingkungan dan surveilans migrasi bagi pendatang yang memiliki wilayah eks-endemis malaria,” kata Pelaksana Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Lampung Selatan Anisa di Lampung Selatan, Jumat.

Guna memastikan hal tersebut, pihaknya juga melibatkan puskesmas setempat dalam melakukan promosi kesehatan sebagai bentuk pengendalian kasus, di antaranya mengimbau masyarakat menggunakan kelambu dan menjaga kebersihan lingkungan untuk menghindari timbulnya sarang nyamuk.

Dinkes Lampung Selatan memastikan wilayah itu, terbebas dari penyakit malaria, terbukti sejak Januari hingga Desember 2025 tidak ada kasus penyakit tersebut.

Meskipun kasus malaria sudah tidak terjadi di daerah setempat, ujarnya, upaya pencegahan tetap terus dilakukan.

“Kabupaten Lampung Selatan dinyatakan terbebas dari penyakit malaria atau tidak ada kasus malaria yang menyerang masyarakat,” kata dia.

Ia mengatakan survei vektor, larvasidasi, dan pembersihan secara bersama-sama dengan lintas sektor atau gotong royong terhadap lingkungan, terutama dekat pantai, muara, siring, dan genangan air menjadi beberapa contoh upaya mencegah dan mengendalikan kasus.

Ia menjelaskan air di muara yang terhambat karena ombak pasang harus segera dialirkan sebab bila ada lumut dan kotoran tumbuhan daun dan kayu di tempat tersebut dapat memicu perkembangbiakan nyamuk pembawa penyakit malaria.

Maka dari itu, dirinya meminta masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan dan mengonsumsi obat pencegahan malaria saat berkunjung ke daerah endemik.

“Segera lakukan pengobatan atau tata laksana kasus bila ditemukan kasus malaria,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.