Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wagub Rano Tawarkan Korban Kebakaran Kemayoran Pindah ke Rusun

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 14:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wagub Rano Tawarkan Korban Kebakaran Kemayoran Pindah ke Rusun Doc: YouTube/iNews
Ket. Tangkapan layar - Wagub DKI Rano Karno mengunjungi korban kebakaran Kemayoran di lokasi pengungsian, Selasa (2/6).

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menawarkan kepada warga korban kebakaran Pasar Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat untuk pindah ke rumah susun (rusun).

Hal itu karena pemukiman warga di kawasan yang terbakar itu berdiri atas lahan milik Sekretariat Negara (Setneg). Namun, Rano mengatakan warga menolak tawaran tersebut.

"Tadi saya ngomong dengan beberapa warga, 'nggak mau coba di rumah susun?' Aduh Bang, kita lahir di sini, Bang, bahkan yang namanya ari-ari kita ditanam di sini. Saya bilang, saya lahir di Kemayoran, di Kepu, ari-ari saya juga saya tanam di Kemayoran, masa kita mau berjubel-jubel tinggal di sini?" ujar Rano di Jakarta, Selasa (2/6).

Menurut Rano, tinggal di rumah susun dapat memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi warga dibandingkan tinggal di kawasan permukiman padat.

“Kita selalu berusaha untuk menyadarkan masyarakat bahwa bukan berarti tidak layak, tapi mungkin kalau tinggal di rumah susun jauh lebih layak,” ungkap Rano.

Adapun pada Selasa siang tadi, Rano telah meninjau lokasi kebakaran di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Rano menyebut berdasarkan data sementara, kebakaran di lokasi itu berdampak pada 304 bangunan dan menyebabkan 354 kepala keluarga atau 679 jiwa terdampak.

Jumlah korban terdampak terdiri dari 326 laki-laki dan 353 perempuan. Di antara korban itu, terdapat 35 lansia, 90 balita, 53 anak usia sekolah dasar, enam anak usia SMP, 22 remaja usia SMK, serta 414 warga dewasa termasuk ibu hamil.

Untuk membantu para korban, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah fasilitas di lokasi pengungsian yang berada di Lapangan Yusuf Hamka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.