Frankfurt Bisa Tambah Derita Liverpool
📅 Rabu, 22 Okt 2025, 07:19 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: DEL POZO / AFP
FRANKFURT— Liverpool yang baru saja dikalahkan Manchester United di liga domestic, punya tugas berat harus menghdadapi Eintracht Frankfurt. Bermain di kandang, Frankfurt bisa menambah derita Liverpool dengan mengalahkannya. Namun, tentu the reds akan mencoba mengakhiri tren buruk mereka di Liga Champions saat bertandang ke Deutsche Bank Park menghadapi Eintracht Frankfurt, Kamis (23/10) dini hari WIB.
Kedua tim sama-sama tengah limbung, namun laga ini tetap menjanjikan intensitas tinggi antara dua klub dengan sejarah kuat di Eropa. Frankfurt dan Liverpool sama-sama baru mengoleksi tiga poin dari dua laga awal fase liga. Frankfurt menempati posisi ke-15 setelah dikalahkan Atletico Madrid 1-5 di Wanda Metropolitano pada akhir September. Liverpool, yang juga menelan kekalahan tipis 0-1 dari Galatasaray, terpuruk di peringkat ke-17.
Musim lalu, Frankfurt mencatat pencapaian terbaik di Bundesliga sejak 1992 dengan finis ketiga. Namun kini performa mereka menurun. Tim asuhan Dino Toppmoller hanya mengumpulkan 10 poin dari tujuh laga, tiga poin lebih sedikit dibanding periode yang sama musim lalu. Alarm pertahanan pun berbunyi keras. Frankfurt kebobolan 18 gol dalam lima pertandingan terakhir dan selalu kemasukan minimal dua gol di enam dari tujuh laga terakhir.
Toppmoller menyadari betapa rentannya lini belakangnya, namun tetap berusaha melihat sisi positif. “Kami tahu kesalahan kami, tetapi menghadapi tim seperti Liverpool akan menjadi ujian yang bisa menghidupkan kembali semangat tim,” ujarnya. Liverpool datang ke Jerman dalam kondisi tak kalah sulit. Kekalahan 1-2 dari Manchester United di Liga Inggris akhir pekan lalu memperpanjang catatan buruk menjadi empat kekalahan beruntun di semua ajang.
Sejak awal musim, tim asuhan Arne Slot itu sudah kebobolan 16 gol dari 11 pertandingan, angka yang menunjukkan penurunan besar dibanding musim lalu. Masalah terbesar The Reds terletak pada koordinasi pressing dan rapuhnya sektor sayap. Bek muda seperti Milos Kerkez dan Conor Bradley kerap kewalahan menghadapi kecepatan lawan. Selain itu, lini depan mereka pun tumpul: hanya tiga gol dalam empat kekalahan terakhir.
Sebaiknya Anda baca juga:
Slot mengakui tim asuhannya masih mencari keseimbangan. “Kami tidak bisa hanya bicara soal hasil. Kami harus memperbaiki struktur permainan, terutama dalam bertahan,” ujar pelatih asal Belanda itu. Pertemuan ini juga menjadi momen spesial bagi Hugo Ekitike. Penyerang Prancis berusia 23 tahun itu akan kembali ke Frankfurt, klub yang membesarkannya, setelah dibeli Liverpool musim panas lalu.
Musim lalu, Ekitike menjadi tumpuan utama Frankfurt dengan torehan 22 gol dan 12 asis. Kini, dia menjadi satu-satunya pemain Liverpool yang masih tampil konsisten, mencetak lima gol dari 11 laga di semua ajang. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!