Kim Ju-ae Berpotensi Jadi Penerus Kim Jong-un
📅 Jumat, 08 Des 2023, 02:29 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: AFP/KCNA VIA KNS
SEOUL - Kementerian Unifikasi Korea Selatan (Korsel) menilai, tidak dapat dipungkiri bahwa kemungkinan Kim Ju-ae, putri pemimpin Korut akan menjadi penerus Kim Jong-un. Setiap kemunculan Ju-ae dalam berbagai acara penting baru-baru ini, kata kementerian itu, dapat dilihat sebagai langkah awal proses regenerasi.
Hal itu terlihat dari Kim Jong-un yang tampak bersama dengan Ju-ae mengunjungi fasilitas-fasilitas utama angkatan udara untuk merayakan Hari Kedirgantaraan bulan lalu.
Ju-ae berdiri dengan pakaian yang persis seperti Kim Jong-un, namun anak berusia 10 tahun itu hanya difokuskan untuk melakukan sesi foto saja.
"Melihat penampilan Ju-ae di depan kamera dengan pakaian yang serasi dengan ayahnya, memungkinkan adanya tongkat estafet ke Kim Ju-ae sebagai calon pemimpin Korut generasi keempat," kata pejabat tinggi Kementerian Unifikasi Korsel seperti dikutip dari kantor beritaKBS, Kamis (7/12).
Pejabat itu pun memaparkan beberapa keadaan di mana Kim Ju-ae dapat dipandang sebagai penerusnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut pejabat itu, 16 dari 19 penampilan resmi Kim Ju-ae, sejauh ini terkait dengan aktivitas militer dan para komandan militer memberi hormat kepada Ju-ae dalam kunjungannya ke markas AL dan AU.
Selain itu, juga terdapat bukti bahwa Ju-ae duduk di tengah podium selama parade militer di hari berdirinya rezim Korut pada 9 September lalu.
Pejabat Kementerian Unifikasi itu juga menilai jabatan baru yaitu sekretaris pertama yang ditetapkan sebagai gelar tepat di bawah sekretaris jenderal pada Kongres Partai ke-8 pada tahun 2021, dapat menjadi perangkat institusional untuk suksesi kekuasaan dengan mempertimbangkan Ju-ae.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Bintang Pagi Korea"
Kim Ju-ae diyakini sebagai anak kedua dari pemimpin Korut.
Kim Ju-ae pertama kali diperkenalkan kepada publik pada 19 November 2022 melalui gambar-gambar resmi pemerintah Korut.
Pekan lalu, Kim Ju-ae menerima gelar resmi baru dengan sebutan "Bintang Pagi Korea". Gelar itu sebelumnya digunakan untuk mempromosikan kegiatan revolusioner awal Kim Il-sung, bapak pendiri Republik Rakyat Demokrasi Korut.
Kim Il-sung pernah disebut-sebut sebagai "Bintang Pagi Korea" ketika ia adalah pemimpin gerilya yang melawan pemerintahan Jepang di Korea sebelum dan selama Perang Dunia II.KBS/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!