Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemimpin Korut Bersumpah Akan Tingkatkan Kemampuan Nuklir untuk Melawan Ancaman

📅 Rabu, 11 Sep 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemimpin Korut Bersumpah Akan Tingkatkan Kemampuan Nuklir untuk Melawan Ancaman Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kedua dari kanan) dan adik perempuannya, Kim Yo Jong (kanan).

Ankara - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada sebuah upacara peringatan ulang tahun ke-76 berdirinya negara tersebut bersumpah untuk meningkatkan kemampuan nuklir untuk melawan ancaman

Kim, seperti dilaporkan Kantor Berita Pusat Korea pada Selasa, Pemerintah Korut pada Selasa, mengatakan tugas pertama pemerintahannya adalah memperkuat dan mengembangkan kemampuan militer untuk berperang dan melindungi negara.

"DPRK (Republik Demokratik Rakyat Korea) akan secara bertahap memperkuat kekuatan nuklirnya yang mampu sepenuhnya mengatasi setiap tindakan ancaman yang dilakukan oleh negara-negara saingannya yang mempunyai senjata nuklir," kata Kim

DPRK, lanjutnya, akan melipatgandakan langkah-langkah dan upaya untuk membuat semua angkatan bersenjata negara, termasuk kekuatan nuklir, sepenuhnya siap untuk bertempur.

Kendati demikian, Kim menuduh Amerika Serikat membentuk blok di wilayah tersebut yang merupakan ancaman besar bagi negaranya.

"Di bawah berbagai ancaman yang ditimbulkan Amerika Serikat dan pengikutnya serta di bawah kondisi keamanan yang kita hadapi, kepemilikan kekuatan militer yang kuat adalah kewajiban dan hak untuk hidup yang tidak boleh dilewatkan oleh Partai dan Pemerintah kita sedikitpun dan tidak boleh membuat konsesi," ucapnya.

Kim melanjutkan negaranya terus menerus menghadapi ancaman nuklir yang serius.

Dia menegaskan bahwa senjata nuklir yang digunakan untuk membela diri tidak menimbulkan ancaman bagi siapa pun karena Korea Utara adalah negara nuklir yang bertanggung jawab.

Adapun pada bulan lalu, Korea Utara juga mengkritik rencana strategi nuklir Amerika yang direvisi dan memperingatkan bahwa mereka akan semakin memperkuat kemampuan nuklirnya.

Kementerian Luar Negeri negara tersebut menuduh Washington mengembangkan struktur aliansi dengan "negara-negara satelit" di kawasan Asia-Pasifik, termasuk Korea Selatan dan Jepang, menjadi blok militer berbasis nuklir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.