Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kesehatan Semesta Bekasi Terus Diperluas

📅 Jumat, 17 Mar 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kesehatan Semesta Bekasi Terus Diperluas Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Alamsyah (kanan) bersama Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan usai menerima penghargaan Universal Health Coverage Award 2023 di Balai Sudirman Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (14/3).

BEKASI - Cakupan kesehatan semesta atau yang dikenal dengan Universal Health Coverage(UHC) bagi seluruh warga terus diperluas. Hal ini dilakukan untuk mencapai pelayanan 100 persen karena sekarang baru 98,28 persen. "Ini merupakan komitmen kami," ujar Kepala Dinas Pemerintah Kabupaten Bekasi, Alamsyah, Kamis (16/3).

Alamsyah menandaskan perluasan cakupan kesehatan masyarakat dilakukan dengan membuka gerai pelayanan di sejumlah titik agar mudah menjangkau masyarakat secara lebih luas. Semakin banyak titik pelayanan tentu secara otomatis akan mendekatkan diri pada warga. Sebaliknya, masyarakat juga mudah menjangkaunya.

"Titik-titik pelayanan ini dibuka agar masyarakat mau mendaftar hingga memiliki asuransi kesehatan yang pembayaran premi atau iurannya ditanggung pemerintah daerah," katanya. Alamsyah mengaku upaya perluasan ini diawali dengan pelayanan pendaftaran di gerai Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bekasi.

Kemudian dilanjutkan dengan aktivasi pelayanan pendaftaran BPJS Kesehatan di masing-masing pusat kesehatan masyarakat. "Jadi, sekarang di setiap puskesmas ada gerai pendaftaran BPJS Kesehatan. Masyarakat bisa mendatangi puskesmas terdekat untuk mendaftar. Ini sangat mengangkat percepatan angka cakupan UHC," jelas Alamsyah.

Tak cukup sampai di situ, dia juga membuka gerai serupa di wilayah perdesaan melalui program Mobile Customer Service(MCS) untuk menjangkau pendaftar JKN KIS Kabupaten Bekasi. "Di desa-desa, kami juga membuka stan untuk pelayanan pendaftaran JKN-KIS bagi masyarakat Kabupaten Bekasi. Kemudian seluruh rumah sakit, negeri, dan swasta, kita berikan edukasi agar masyarakat yang belum terdaftar BPJS bisa segera melakukannya sebagai peserta," ucapnya.

Alamsyah menyebut masyarakat yang telah terdaftar di Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Jamkesda telah dialihkan ke kepesertaan BPJS Kesehatan guna menambah cakupan UHC. Sosialisasi di desa-desa melalui kader-kader kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi kesehatan.

"Mungkin tidak dipakai saat ini, tapi untuk berjaga-jaga kalau sakit sudah bisa ditolong melalui program BPJS Kesehatan," katanya mengingatkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.