Niger Kian Keras Menuding Prancis Upayakan Kudeta
📅 Minggu, 15 Feb 2026, 20:38 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
PRETORIA - Presiden Niger Abdourahamane Tchiani menuding Presiden Prancis Emmanuel Macron melakukan segala upaya untuk menggulingkan pemerintah Niger saat ini, kantor berita RIA Novosti melaporkan pada Minggu (15/2).
Kepada stasiun televisi publik RTN, Tchiani mengatakan bahwa sebelum pasukan Prancis meninggalkan Niger, Macron bertekad untuk menggulingkan rezim "yang berani memilih jalan kemerdekaan."
Tchiani mengatakan serangan terhadap bandara Niamey adalah bagian dari rencana Prancis untuk mengacaukan situasi di negaranya. Bandara itu diserang pada 29 Januari dini hari.
Sebelumnya, Tchiani juga menuduh Prancis, Benin, dan Pantai Gading mensponsori para penyerang. Ia juga mengancam akan melakukan pembalasan.
Ia juga mengatakan bahwa serangan itu direncanakan oleh badan intelijen Prancis dalam pertemuan di sebuah tempat di Niger pada Juli 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Tchiani, pada 26–28 April, badan intelijen Prancis memasok dana, senjata, dan berbagai perlengkapan militer kepada tentara bayaran.
Namun, media publik Prancis RFI melaporkan pada Sabtu (14/2) bahwa Macron membantah tuduhan pemimpin junta Niger itu.
Sebelumnya pada 3 Februari, Al Jazeera melaporkan bahwa pasukan Russia membantu menangkal serangan di bandara Niamey, yang diklaim oleh kelompok ISIS dilakukan oleh mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Serangan itu berhasil dipukul mundur berkat upaya bersama antara Korps Afrika Kementerian Pertahanan Rusia dan angkatan bersenjata Niger," kata Kementerian Luar Negeri Russia, seperti dikutip Al Jazeera.
Sejak kudeta di Niger pada Juli 2023, hubungan antara Prancis dan bekas koloninya itu memburuk. Prancis menolak mengakui junta militer yang dipimpin Tchiani. Ant/Xinhua
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!