Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kesadaran Masyarakat Berasuransi Terus Meningkat

📅 Rabu, 29 Nov 2023, 20:39 WIB | Oleh:
Kesadaran Masyarakat Berasuransi Terus Meningkat Doc: Istimewa
Ket. Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Budi Tampubolon (tengah) didampingi Ketua Bidang Operational of Excellent, IT, & Digital (Customer Centricity) AAJI, Edy Tuhirman )kiri), dan Ketua Bidang Pengembangan & Pelatihan SDM (Center of Excellent) AAJI Handojo G. Kusuma saat konferensi pers Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari-September 2023 di Jakarta, Rabu (29/11)

JAKARTA- Kesadaran masyarakat untuk berasuransi dinilai sudah meningkat. Hal itu terlihat pada peningkatan jumlah total tertanggung pada kuartal III-2023 yang meningkat 16,5 persen menjadi 94,18 juta orang dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (yoy) yang tercatat sebanayk 80,85 juta orang.

Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Budi Tampubolon saat menyampaikan keterangan persnya mengenai kinerja Iindustri asuransi jiwa periode Januari-September 2023 di Jakarta, Rabu (29/11) mengatakan total tertanggung perorangan tercatat sebanyak 26,97 juta orang, naik 3,8 persen secara tahunan (yoy) dari sebelumnya sebanyak 25,97 juta orang.

Sedangkan, jumlah tertanggung kumpulan tercatat sebanyak 67,21 juta orang, naik signifikan dari sebelumnya 52,88 juta orang atau tumbuh 22,5 persen yoy.

Sejalan dengan total tertanggung, total polis industri asuransi jiwa juga mengalami peningkatan menjadi 27,87 juta polis, tumbuh 1,89 juta polis atau setara 7,3 persen bila dibandingkan capaian periode tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 25,99 juta polis.

Jumlah tersebut terdiri dari polis perorangan sebanyak 26,36 juta dan polis kumpulan sebanyak 1,51 juta, masing-masing tumbuh sebesar 4,5 persen dan 90,2 persen.

Dengan demikian, uang pertanggungan juga mengalami peningkatan. Total uang pertanggungan tercatat sebesar 5,39 triliun rupiah, tumbuh 10,3 persen yoy dari sebelumnya sebesar 4,89 triliun rupiah.

Sementara itu, total uang pertanggungan perorangan tumbuh 2,5 persen secara yoy menjadi 2,71 triliun rupiah dari sebelumnya 2,64 triliun rupiah. Dengan demikian secara rata-rata per individu memiliki uang pertanggungan sebesar 100,32 juta rupiah.

Adapun total uang pertanggungan kumpulan naik 19,5 persen yoy menjadi 2,69 triliun rupiah dari 2,25 triliun rupiah.

"Semakin tinggi uang pertanggungan setiap individu, semakin tinggi juga jaminan ketahanan uang di masa depan," kata Budi.

Pendapatan Premi

AAJI juga kata Budi mencatat pendapatan premi industri asuransi jiwa dari produk asuransi jiwa tradisional secara konsisten terus meningkat. Pada periode Januari-September 2023 ini, pendapatan premi dari produk tradisional meningkat 12,5 persen dengan total premi mencapai 67,67 triliun rupiah.

Di sisi lain, pendapatan premi dari produk asuransi jiwa unitlink masih tercatat menurun 22,4 persen dengan total perolehan nilai 64,37 triliun rupiah. Hal itu mengindikasikan bahwa pemahaman masyarakat Indonesia terhadap jenis proteksi yang dibutuhkannya semakin baik.

"Indikasi tersebut dibuktikan dengan hasil survei OJK yang menyebutkan bahwa literasi asuransi meningkat ke angka 31,72 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.