Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kerja Sama dengan Inggris untuk Perkuat Transisi Energi di Indonesia

📅 Sabtu, 08 Jun 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Kerja Sama dengan Inggris untuk Perkuat Transisi Energi di Indonesia Doc: ISTIMEWA
Ket. Transisi Energi

JAKARTA - Kerja sama bilateral antara pemerintah Indonesia dan Inggris dalam bidang transisi energi telah membuahkan hasil. Kolaborasi ini akan menjadi kunci dalam usaha Indonesia memajukan pembangunan berkelanjutan.

"Ketika Indonesia berupaya memenuhi komitmennya, dukungan Inggris amat penting dalam menunjukkan kesiapan Indonesia mencapai emisi nol melalui transisi energi," ucap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, dalam sambutannya yang disampaikan pada acara Perayaan Hari Ulang Tahun Ke-76 Raja Charles III, di Jakarta, Kamis (6/6) malam.

Seperti dikutip dari Antara, Menteri ESDM mengatakan kerja sama strategis antara Indonesia dan Inggris sudah sangat produktif pada tahun ke-75 hubungan diplomatik antara kedua negara. Ia meyakini kerja sama itu tetap akan terjalin dengan baik pada tahun-tahun mendatang.

Kerja sama tersebut, ucapnya, semakin kuat berkat perumusan dan penerapan sebuah peta jalan kerja sama dalam bidang strategis, termasuk aksi iklim dan transisi energi.

"Negara kita terus berkolaborasi untuk mencapai ketahanan iklim melalui transisi energi dan pembangunan rendah karbon," kata Arifin.

Ia menyebut Indonesia dan Inggris tahun lalu telah sepakat meneruskan program Mentari (Menuju Transisi Energi Rendah Karbon) Indonesia-UK hingga 2027.

Nota Kesepahaman

Kerja sama tersebut, tambah dia, telah menghasilkan nota kesepahaman terkait kerja sama pengembangan energi rendah karbon serta membantu 200 keluarga di kawasan Indonesia Timur menikmati listrik.

Menteri ESDM mengatakan dukungan Inggris terhadap transisi energi di Indonesia juga terwujud melalui Kerja Sama Transisi Energi yang Adil (JETP) Indonesia. Oleh karena itu, dia meyakini kerja sama bilateral Indonesia-Inggris dalam bidang pembangunan hijau akan terus berkembang melalui tindakan konkret sesuai peta jalan kerja sama strategis tersebut.

Dalam kesempatan berbeda, Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey, menyatakan mitigasi krisis iklim menjadi salah satu agenda kerja sama bilateral yang akan terus dimajukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.