Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kerajaan Kupu-Kupu di Taman Nasional Bantimurung Maros Dipadati Pengunjung

📅 Rabu, 25 Mar 2026, 22:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kerajaan Kupu-Kupu di Taman Nasional Bantimurung Maros Dipadati Pengunjung Doc: Antara

Maros - Kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan mengalami peningkatan signifikan hingga tiga kali lipat usai libur Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Destinasi yang dikenal dengan julukan “Kerajaan Kupu-Kupu” ini kembali dipadati pengunjung dari berbagai daerah.
Lonjakan jumlah wisatawan mulai terlihat sejak H+1 Lebaran," kata Petugas Loket Objek Wisata Bantimurung, Norma di Maros, Rabu.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata, jumlah kunjungan saat puncak musim liburan (peak season) seperti Lebaran dapat mencapai 6.000 hingga 8.000 wisatawan per hari atau tiga kali lipat dari kondisi normal yakni 1.000 hingga 2.500 pengunjung per hari, terutama pada akhir pekan.

Norma mengatakan, pengunjung didominasi oleh wisatawan lokal dari Makassar dan sekitarnya. Selain itu, sejumlah pengunjung dari luar provinsi juga turut memanfaatkan momen libur panjang untuk berwisata ke kawasan alam tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Maros H Suwardi Sawedi menyebutkan, peningkatan kunjungan ini dipicu oleh tingginya minat masyarakat untuk berwisata alam setelah menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan.

Dia mengatakan, Bantimurung menjadi salah satu destinasi favorit karena aksesnya mudah serta menawarkan panorama alam yang lengkap.

Untuk meningkatkan kunjungan wisata ke depan, Dinas Pariwisata Maros menyiapkan sejumlah strategi di antaranya adalah memperkuat promosi digital melalui media sosial dan kolaborasi dengan influencer.

Termasuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan fasilitas wisata, serta menghadirkan kegiatan menarik secara berkala di kawasan Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong pengembangan paket wisata terpadu yang menghubungkan Bantimurung dengan destinasi lain di Maros misalnya kawasan karst Rammang-Rammang.

Upaya ini diharapkan dapat memperpanjang lama tinggal wisatawan dan meningkatkan belanja wisata. Apalagi objek wisata Bantimurung terkenal dengan air terjun, gua batu kapur, serta taman kupu-kupu yang menjadi daya tarik utama.

Suasana sejuk dengan pemandangan hijau turut memberikan pengalaman rekreasi yang menyegarkan bagi para pengunjung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.