Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Total Kerugian Bencana Hidrometeorologi di Agam Sumbar Mencapai Rp4,20 Triliun

📅 Senin, 29 Des 2025, 11:40 WIB | Oleh:
Total Kerugian Bencana Hidrometeorologi di Agam Sumbar Mencapai Rp4,20 Triliun Doc: ANTARA
Ket. Kondisi jembatan di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam yang rusak dampak banjir bandang yang diambil beberapa hari kejadian.

LUBUK BASUNG - Total kerusakan dan kerugian dampak bencana hidrometeorologi melanda Kabupaten Agam, Sumatera Barat menjadi Rp4,20 triliun, akibat kerusakan pada lima sektor dampak banjir bandang, banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Agam Roza Syafdefianti di Lubuk Basung, Senin (29/12), mengatakan kerugian Rp4,20 triliun itu dari sektor perumahan, infrastruktur, ekonomi, sosial dan lintas sektor.

"Ini berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh organisasi perangkat daerah terkait," katanya.

Ia mengatakan kerugian sektor perumahan dengan kerugian Rp1,59 triliun terdiri dari perumahan Rp741,92 miliar dan prasarana lingkungan Rp855,60 miliar.

Untuk sektor infrastruktur dengan kerugian Rp2,23 triliun yang terdiri dari transportasi Rp1,63 triliun, sumber daya air Rp368,46 miliar, air dan sanitasi Rp234,24 miliar.

Sedangkan sektor ekonomi dengan kerugian Rp341,80 miliar yang terdiri dari pertanian Rp189,51 miliar, perikanan Rp74,89 miliar, peternakan Rp31,69 miliar, perkebunan Rp23,30 miliar, perdagangan Rp20,60 miliar dan pariwisata Rp1,78 miliar.

Sementara sektor sosial dengan kerugian Rp20,76 miliar yang terdiri dari kesehatan Rp600 juta dan pendidikan Rp20,1 miliar.

Selain itu lintas sektor dengan kerugian Rp6,49 miliar yang terdiri dari pemerintah Rp3,99 miliar dan lingkungan hidup Rp2,5 miliar.

"Kerugian ini berasal dari nilai kerusakan Rp2,36 triliun dan kerugian Rp2,71 miliar," katanya.

Ia menambahkan bencana melanda daerah itu pada akhir November 2025 mengakibatkan 163 korban meninggal dunia, korban hilang 38 orang, masih dirawat dua orang,

Untuk pencarian korban hilang resmi dihentikan berdasarkan surat dan persetujuan dari para ahli waris, Senin (22/12).

Tanggap darurat diperpanjang dari 23 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026 untuk mematangkan persiapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Megapolitan
BlokM Terus Dibenahi, Pelet...
Megapolitan
Harus Dipersiapkan Sejak Di...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.