Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Naik 15 Persen, Gunung Papandayan Garut Digeruduk Wisatawan Jakarta dan Bandung

📅 Kamis, 26 Mar 2026, 06:45 WIB | Oleh:
Naik 15 Persen, Gunung Papandayan Garut Digeruduk Wisatawan Jakarta dan Bandung Doc: ANTARA/Feri Purnama
Ket. Sejumlah wisatawan berjalan di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (25/3).

GARUT - Destinasi Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, masih menjadi salah satu primadona bagi pelancong untuk menghabiskan masa libur Lebaran 2026.

Tercatat, rata-rata dua ribu wisatawan dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, hingga Banten memadati kawasan kawah dan Hutan Mati setiap harinya untuk sekadar hiking maupun berkemah. Peningkatan kunjungan yang mencapai 15 persen ini menempatkan Gunung Papandayan di posisi ketiga daya tarik wisata paling diminati di Garut, bersaing ketat dengan pesona wisata bahari Pantai Santolo dan Sayang Heulang.

"Sekitar dua ribuan per hari, wisatawan kita kebanyakan dari Bandung, Jakarta, Banten, itu yang banyak," kata Manajer Operasional Taman Wisata Alam Gunung Papandayan, Aminta Kaban di kawasan Gunung Papandayan, Rabu.

Ia menuturkan, tingkat kunjungan mulai terjadi pada hari plus pertama  libur Lebaran dengan angka kenaikan kunjungan sekitar 10-15 persen dibandingkan dengan angka musim libur Lebaran tahun sebelumnya.

Pengunjung wisata Gunung Papandayan, kata dia, cenderung lebih banyak jalan kaki menyusuri jalur pegunungan, kawah, dan pemandangan alam yang memiliki daya tarik tersendiri, kemudian ada juga yang berkemah, dan kolam air hangat.

"Cenderung liburan ini semua 'hiking', untuk yang berkemah itu masih kecil," katanya.

Salah seorang pengunjung Gunung Papandayan, Sugiana mengatakan, sengaja naik gunung untuk mengisi hari libur Lebaran sebelum kembali beraktivitas bekerja.

Ia mengatakan, sudah sering berkunjung ke Gunung Papandayan untuk sekadar menikmati keindahan alam bekas letusan gunung, kemudian hutan, dan juga kawasan menarik yakni Hutan Mati.

"Sengaja datang ke sini yang dekat saja untuk 'hiking' karena masih libur sekolah," kata wisatawan lokal asal Garut.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut mencatat kunjungan wisatawan ke Gunung Papandayan merupakan urutan ketiga terbanyak dari 60 daya tarik wisata yang ada di Garut.

Disparbud Garut mencatat laporan terakhir kunjungan wisatawan ke Gunung Papandayan saat musim libur Lebaran sebanyak 11.131 orang, kemudian Pantai Santolo sebanyak 17.144 orang, dan Pantai Sayang Heulang sebanyak 13.983 orang.

Disparbud Garut menargetkan kunjungan wisatawan ke Garut pada musim libur Lebaran bisa mencapai 170 sampai 175 ribuan orang, lebih tinggi dari momentum yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 159 ribuan orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.