Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemlu RI: 10 WNI Kembali ke Tanah Air dalam Gelombang Pertama Evakuasi dari Yaman

📅 Jumat, 23 Mei 2025, 00:05 WIB | Oleh:
Kemlu RI: 10 WNI Kembali ke Tanah Air dalam Gelombang Pertama Evakuasi dari Yaman Doc: Infomed Kemlu/Lusinta

JAKARTA - Pemerintah Republik Indonesia berhasil mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak situasi konflik di Yaman Wilayah Utara.

“Pada Kamis (22/5), sejumlah 10 WNI telah tiba dengan selamat di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta,” ungkap Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Sebelumnya pada tanggal 17-18 Mei 2025, para WNI dilaporkan sedang dievakuasi melalui jalur darat dari Yaman Wilayah Utara menuju Rumah Pelindungan KBRI Muscat di Kota Tarim, Yaman Wilayah Selatan.

Para WNI kemudian melanjutkan perjalanan ke Salalah, Oman pada tanggal 21 Mei 2025 dan selanjutnya diterbangkan menuju Jakarta. Para WNI berasal dari beberapa daerah yaitu, Banten, Jakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

Pemerintah RI saat ini juga berencana memfasilitasi evakuasi gelombang kedua. Hingga saat ini sebanyak 18 WNI telah menyatakan kesediaannya untuk mengikuti proses evakuasi gelombang kedua tersebut yang mayoritas merupakan perempuan, anak dan lansia.

Menyikapi situasi keamanan di Yaman Wilayah Utara, KBRI Muscat telah menetapkan status Siaga I untuk wilayah Yaman Utara yang meliputi wilayah Hudaidah, Sana’a, Dhamar, Taizz, dan Turbah pada 10 Mei 2025.

“Beberapa langkah pelindungan telah diambil pemerintah, antara lain koordinasi intensif dengan kementerian/lembaga terkait, pembaruan data WNI di wilayah Yaman, pemutakhiran rencana kontingensi termasuk rute evakuasi, serta koordinasi dengan pihak berwenang setempat untuk menjamin safe corridor pergerakan WNI ke wilayah yang lebih aman,” imbuh Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Kemenlu RI dan KBRI Muscat terus melakukan pendataan bagi WNI yang ingin mengikuti proses evakuasi ke tanah air. Kemenlu juga mengimbau agar WNI tetap waspada, menghindari lokasi yang rawan maupun kerumunan massa, meminimalisasi pergerakan yang tidak perlu, serta menjalin komunikasi erat dengan KBRI Muscat.

Bagi keluarga di Indonesia yang memiliki kerabat di Yaman dapat menghubungi Hotline Direktorat Pelindungan WNI melalui nomor kontak +6281290070027, dan Hotline KBRI Muscat melalui nomor kontak +968 9600 0210. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.