Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kementerian Kebudayaan Dorong Penguatan Diplomasi Lewat Budaya

📅 Minggu, 04 Mei 2025, 13:15 WIB | Oleh:
Kementerian Kebudayaan Dorong Penguatan Diplomasi Lewat Budaya Doc: antara foto
Ket. Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dalam acara Global Media Dialogue di ajang World Audio Visual and Entertaintment Summit (WAVES) 2025 di India.

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan RI memanfaatkan acara Global Media Dialogue yang berlangsung di India pada 2 Mei 2025 sebagai sarana untuk membangun kolaborasi guna mendukung penguatan diplomasi lewat jalur budaya.

Saat menyampaikan sambutan dalam acara Global Media Dialogue di ajang World Audio Visual and Entertaintment Summit (WAVES) 2025, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menyampaikan bahwa diplomasi budaya adalah alat yang kuat untuk membangun perdamaian dan ketahanan global.

Menurut siaran pers kementerian di Jakarta, Minggu (4/5), dia mengemukakan perlunya kolaborasi lintas sektor untuk menyukseskan upaya diplomasi melalui jalur budaya.

Selama berada di India, Menteri Kebudayaan RI melakukan pertemuan-pertemuan dengan para pemangku kepentingan di bidang kebudayaan dalam upaya untuk membangun kolaborasi.

Dia melakukan pertemuan dengan Menteri Informasi dan Penyiaran India Ashwini Vaishnaw; pengusaha, pengembang real estat, dan pembuat film Uraaz Bahl; serta Rakesh Swami, pemimpin Godrej Industries Group.

Selain itu, dia melakukan pertemuan dengan pejabat National Film Development Corporation of India dan National Museum of Indian Cinema serta berdiskusi dengan Regional Director JAPAC Spotify HQ Mumbai Vineeta Dixit.

"Belajar dari India, kita harus mampu membangun ekosistem budaya yang menghubungkan seniman, industri, dan teknologi secara strategis," kata Fadli.

"Penting untuk terus memperkuat kapasitas produksi, memperluas akses pasar, dan mendukung pelaku budaya untuk beradaptasi dengan perkembangan digital,” lanjutnya.

Ia menjelaskan pula bahwa WAVES 2025 menghasilkan deklarasi yang mencakup komitmen bersama untuk memperkuat keberagaman budaya dan bahasa serta memperluas akses terhadap media yang inklusif.

Deklarasi juga memuat komitmen bersama untuk memanfaatkan AI dan teknologi baru secara bertanggung jawab, memerangi disinformasi, serta memperkuat kontribusi sektor media terhadap pencapaian tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.