Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenhub Komitmen Hadirkan Layanan Transportasi Publik yang Terjangkau Oleh Masyarakat

📅 Jumat, 26 Jan 2024, 23:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenhub Komitmen Hadirkan Layanan Transportasi Publik yang Terjangkau Oleh Masyarakat Doc: ANTARA/HO-BKIP Kemenhub
Ket. Ilustrasi - Kemenhub menghadirkan layanan transportasi publik dengan tarif yang terjangkau melalui program subsidi perintis dan kewajiban pelayanan publik/public service obligation (PSO) angkutan kelas ekonomi.

Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik dengan tarif yang terjangkau melalui program subsidi perintis dan kewajiban pelayanan publik/public service obligation(PSO) angkutan kelas ekonomi.

Program tersebut diharapkan dapat mendorong pemerataan pembangunan.

"Dengan adanya subsidi dan PSO, tarif yang dibayarkan penumpang menjadi lebih terjangkau, karena sebagian biaya operasional dari operator transportasi telah dibayarkan oleh pemerintah," kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Adita mengatakan masih banyak daerah di Indonesia yang membutuhkan dukungan layanan transportasi publik yang terjangkau untuk membuka keterisolasian wilayah dan melancarkan pergerakan penumpang maupun barang/logistik.

"Selain memperkuat konektivitas, manfaat lainnya, yaitu untuk meningkatkan taraf hidup dan daya beli masyarakat, menjaga kestabilan ekonomi, dan mengurangi disparitas harga barang/logistik antarwilayah," ujar Adita.

Sejumlah program subsidi dan PSO yang dilakukan hingga saat ini di sektor darat, yaitu subsidi keperintisan angkutan jalan di 332 trayek, subsidi perintis angkutan barang di enam lintasan, subsidi angkutan antarmoda kawasan pariwisata di 11 wilayah dan 34 trayek, subsidi angkutan perkotaan/buy the service(BTS) di 11 kota, subsidi penyeberangan perintis di 274 lintasan, danlong distance ferrydi dua lintasan.

Kemudian di sektor laut, yaitu subsidi kapal perintis di 116 trayek, subsidi penyelenggaraan kapal barang tol laut di 39 trayek, subsidi kapal ternak di enam trayek, subsidi kapal rede di 16 trayek serta PSO kapal kelas ekonomi di 26 trayek.

Sementara di sektor udara, yaitu subsidi angkutan udara perintis penumpang di 220 rute, subsidi angkutan udara perintis kargo di 41 rute, dan subsidi BBM kargo sebanyak 1.323 drum.

Berikutnya di sektor perkeretaapian, yakni subsidi layanan kereta api perintis di lima wilayah (Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Aceh) serta PSO kereta kelas ekonomi untuk perjalanan KA jarak jauh, KA jarak sedang, KA Lebaran, KA jarak dekat, kereta rel diesel (KRD), KRL Jabodetabek, dan KRL Yogyakarta.

"Harapan kami, semakin banyak daerah yang tadinya dilayani angkutan perintis bisa naik kelas menjadi komersial, sehingga alokasi anggaran subsidinya bisa dialihkan ke daerah lain yang lebih membutuhkan," ujarAdita pula.

Kemenhub mencatat seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pelayanan transportasi, jumlah alokasi anggaran subsidi dan PSO terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Pada 2023, total alokasi anggaran subsidi perintis dan PSO di semua moda sebesar Rp9,1 triliun. Sedangkan pada 2024, total alokasi anggaran subsidi perintis dan PSO di semua moda sebesar Rp12,2 triliun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.