Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenekraf Yakini kolaborasi bisa Dorong Sektor Penerbitan

📅 Rabu, 23 Jul 2025, 17:11 WIB | Oleh:
Kemenekraf Yakini kolaborasi bisa Dorong Sektor Penerbitan Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menerima audiensi platform penulisan digital Tinlit.com di Jakarta, Selasa (22/7).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif meyakini kolaborasi dengan berbagai pihak bisa mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif pada sektor penerbitan.

“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memajukan ekonomi kreatif, khususnya sektor penerbitan," kata Wakil Menteri Ekraf Irene Umar saat menerima audiensi platform penulisan digital Tinlit.com di Jakarta, Rabu (23/7).

Menurut Wamenekraf Irene, ruang publik seperti perpustakaan di Taman Ismail Marzuki bisa menjadi kolaborator platform penulisan digital sebagai wadah bagi komunitas penulis dan pembaca untuk berbagi inspirasi dan gagasan. Konektivitas seperti itu berperan penting dalam membangun ekosistem yang saling menguatkan.

Platform penulisan digital bisa menjadi pendorong lebih banyak karya penulis Indonesia. Sebab, platform memberikan akses bagi para penulis untuk mengirimkan naskah kepada mitra penerbit atau memasarkan tulisan mereka secara langsung dalam bentuk digital.

Platform seperti itu juga bertindak sebagai jembatan untuk menghubungkan penulis, penerbit dan pembaca dari seluruh Indonesia.

Wamenekraf Irene melihat inisiatif yang diusung platform penulisan digital sejalan dengan semangat pengembangan ekosistem kreatif nasional yang inklusif dan memberdayakan para pelaku industri, khususnya generasi muda yang ingin memulai kariernya di bidang penulisan.

Oleh karena itu, platform penulisan digital juga memiliki peluang besar untuk terus berkembang, tidak hanya sebagai platform untuk menulis, tapi, juga sebagai katalisator yang menghubungkan ekosistem penulisan Indonesia ke arah yang lebih profesional dan berdampak ekonomi.

Salah seorang pendiri Tinlit.com Dhira Vidhea menyatakan pertanyaan terbesar mereka saat ini adalah bagaimana karya-karya yang masuk bisa benar-benar dikomersilkan dan dikenal luas sehingga bisa mendatangkan manfaat ekonomi bagi kreator.

"Saya berharap, melalui kolaborasi ke depan bersama Kementerian Ekonomi Kreatif, baik melalui inisiatif Tinlit maupun inisiatif pemerintah, kita bisa memajukan industri kreatif Tanah Air,” Kata Dhira. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.