Kebakaran Klub Malam Tewaskan 13 Orang di Spanyol Selatan
📅 Senin, 02 Okt 2023, 10:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AP/Bomberos /Ayuntamiento de Murcia
MURCIA - Kebakaran terjadi di sebuah gedung yang menampung klub malam "Teatre" dan "Fonda Milagros" di kota Murcia di tenggara Spanyol.
"Api menjalar dari bagian atas kedua klub, diskotik Teatre dan diskotik Fonda Milagros... yang semula berada di gedung yang sama," kata Diego Seral, juru bicara kepolisian nasional.
Pihak berwenang belum mengetahui secara pasti di mana api bermula.
Polisi telah menetapkan daftar 15 orang yang hilang setelah kebakaran tersebut. Namun Seral mengatakan daftar tersebut belum final dan mungkin berisi nama beberapa korban yang sudah ditemukan.
"Pemadam kebakaran Murcia... akan terus mengamankan gedung selama beberapa jam ke depan. Tidak menutup kemungkinan ada mayat lain yang ditemukan", kata layanan darurat tak lama setelah pukul 22.00.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mereka memperingatkan "tidak akan ada jumlah korban jiwa yang pasti sampai mereka menyelesaikan pekerjaan" membersihkan puing-puing.
Seorang pria bernama Jairo yang mengaku sebagai ayah salah satu korban mengatakan kepada wartawan, putrinya yang berusia 28 tahun pernah berada di dalam salah satu klub.Dia tidak mendapat kabar tentangnya sejak dia meninggalkan pesan suara putus asa pada pukul 6.06 pagi, tambahnya.
"Bu, aku mencintaimu, kami akan mati, aku mencintaimu ibu," terdengar suara seorang wanita muda menangis di rekaman itu, sementara di latar belakang orang-orang berteriak untuk menyalakan lampu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Layanan darurat mengatakan di X (Twitter), petugas pemadam kebakaran terus bekerja di lokasi kejadian dan tidak menutup kemungkinan "menemukan lebih banyak korban."
Wali Kota Murcia Jose Ballesta mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 waktu setempat dan "sangat serius".
Petugas emergensi sejauh ini telah mengeluarkan 13 jenazah dari reruntuhan, tugas yang rumit karena risiko runtuhnya bangunan tersebut, katanya kepada wartawan.
Tiga korban telah diidentifikasi melalui sidik jari mereka."Mayat lainnya harus diidentifikasi melalui DNA."
Petugas pemadam kebakaran yang diberangkatkan ke lokasi kejadian pada pukul 07.00 baru bisa memadamkan api pada pukul 08.00, tambahnya.
Para pejabat mengatakan empat orang, dua perempuan berusia 22 dan 25 tahun serta dua laki-laki berusia empat puluhan, dirawat karena menghirup asap.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!