Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jumlah Produksi dan Perajin Meningkat, Sentra IKM Batik Mojokerto Kian Bergeliat

📅 Selasa, 25 Mar 2025, 14:31 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Jumlah Produksi dan Perajin Meningkat, Sentra IKM Batik Mojokerto Kian Bergeliat Doc: Kementerian Perindustrian
Ket. Seorang perajin batik di Sentra IKM Batik Maja Bharama Wastra Mojokerto, Jawa Timur

JAKARTA-Sentra industri kecil dan menengah (IKM) Batik Maja Bharama Wastra turut berperan meningkatkan daya saing pelaku usaha dan perajin batik di wilayah Mojokerto, Jawa Timur agar mereka bisa lebih inovatif dan kreatif. Adanya sentra IKM ini merupakan wujud kolaborasi antara Kementerian Perindustrian dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto.

Pembangunan sentra IKM Batik Maja Bharama Wastra dilakukan dengan menggunakan skema Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang IKM tahun 2023 dan diresmikan pada 7 Februari 2024. Sentra IKM ini terletak di Jl. Kedungsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, yang berdiri di atas lahan seluas 5.363 meter persegi.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita mengatakan, sentra IKM Batik Maja Bharama Wastra merupakan bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk dapat menciptakan ekosistem industri kreatif yang berdaya saing tinggi sekaligus mempertahankan warisan budaya lokal.

“Dengan memiliki fasilitas yang lengkap, diharapkan Sentra Batik Maja Bharama Wastra dapat menjadi percontohan bagi sentra batik lainnya, dikarenakan saat ini terdapat sekitar 201 sentra IKM batik yang tersebar di 11 provinsi dari seluruh Indonesia yang harus dimaksimalkan dan diberdayakan potensinya baik untuk pengembangan kapasitas perajin, maupun daya saing pelaku industri batik," ungkap Reni dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (25/3).

Berbagai fasilitas yang tersedia di Sentra IKM Batik Maja Bharama Wastra, antara lain gedung utama yang terdiri dari tujuh ruang produksi di antaranya untuk proses mencanting, proses cap batik, ruang desain, proses colet, dan ruang jahit. Selain itu, Sentra telah dilengkapi dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memungkinkan perajin untuk menggunakan teknik pewarnaan yang lebih bervariasi tanpa mencemari lingkungan. 

Fasilitas lainnya adalah galeri pemasaran, yang berfungsi untuk mempromosikan berbagai hasil produksi batik, tidak hanya kain tetapi juga berupa produk turunan seperti tas, sepatu, dan aksesoris fesyen lainnya. “Sentra ini juga dilengkapi dengan ruang pertemuan dan pelatihan yang dapat digunakan untuk menyelenggarakan workshop, kunjungan edukasi, serta berbagai kegiatan kesenian dan pengembangan keterampilan bagi pelaku IKM batik," imbuh Reni.

Dirjen IKMA menyampaikan, keberadaan Sentra Batik Mojokerto ini tidak hanya mampu meningkatkan kapasitas produksi para perajin, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi perajin batik di Mojokerto. “Dengan dukungan fasilitas yang lebih baik, kami berharap para perajin dapat terus berkembang dan bersaing di pasar nasional maupun internasional," ujarnya.

Bahkan, keberadaan Sentra Batik Mojokerto juga turut meningkatkan jumlah tenaga kerja di sektor batik Mojokerto. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan jumlah tenaga kerja yang melibatkan 125 orang. Selain itu, Pemerintah Kota Mojokerto juga mencatatkan kenaikan angka produksi tahunan yang awalnya mencapai 786 potong per tahun, kini meningkat menjadi 5.477 potong per tahun.

"Berdasarkan data dari Pemerintah Kota Mojokerto, terdapat 30 perajin di Sentra IKM Batik Maja Bharama Wastra telah memiliki legalitas usaha, 14 perajin telah mendapatkan sertifikasi Batikmark, dan 1 perajin sudah bersertifikasi SNI, dan diharapkan capaian ini akan terus meningkat di masa mendatang," ungkap Reni.

Menurutnya, sinergi pengembangan sentra batik juga sangat didukung oleh Pemerintah Kota, di mana sentra ini juga telah memproduksi batik dalam jumlah besar untuk kebutuhan pakaian seragam ASN di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto.

Sentra IKM Batik Maja Bharama Wastra juga berperan sebagai tempat pelestarian bagi para perajin batik sekaligus membina generasi baru perajin batik. Hal ini penting untuk menarik minat generasi muda agar keterampilan membatik tetap lestari. Beragam langkah dilakukan melalui program edukasi dan pelatihan membatik bagi siswa sekolah dasar hingga mahasiswa, selain itu diadakan kegiatan ekstrakurikuler membatik di sekolah.

"Keberlanjutan industri batik tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga pada regenerasi perajinnya. Melalui Sentra IKM Batik Maja Bharama Wastra, kami berharap semakin banyak anak muda yang tertarik untuk menekuni dan melestarikan seni membatik," jelas Reni.

Hadapi Tantangan

Di sisi lain, salah satu tantangan yang dihadapi oleh industri batik lokal adalah persaingan dengan batik printing yang dijual dengan harga yang lebih murah. Produk tekstil bermotif batik yang diproduksi secara massal dapat mengancam eksistensi batik tulis dan cap yang dibuat secara tradisional oleh para perajin. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.