JFW Dapat Dukungan Menekraf Dorong Gerakan Ekonomi Kreatif bagi Desainer Lokal
📅 Minggu, 11 Jan 2026, 09:23 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif.
JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya siap mendukung gelaran mode Jakarta Fashion Week (JFW) 2027 yang dinilainya terus melangkah sebagai gerakan ekonomi kreatif yang merayakan inovasi, keberagaman, dan evolusi gaya.
Menurut Menekraf Riefky hal paling penting dari suatu festival fesyen yaitu impact terhadap desainer lokal dan pasar ekspor yang bisa dikembangkan ke negara-negara lain.
“Apalagi Kementerian Ekraf juga sudah punya program Akselerasi Ekspor Kreasi Indonesia (ASIK) yang memastikan subsektor fesyen siap naik kelas,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky dalam keterangan resminya yang diterima, Sabtu.
Dalam menerima audiensi Chairwoman Jakarta Fashion Week (JFW), Svida Alisjahbana, di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (8/1) membahas tentang perkembangan, pencapaian tahun sebelumnya, dan rencana kolaborasi strategis JFW 2027 untuk memajukan industri mode Indonesia di kancah global.
JFW dinilai menghubungkan ekosistem desainer dengan event-event internasional sekaligus mengangkat wastra Indonesia untuk skala global.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami siap menghidupkan kembali kolaborasi misalnya bersama Kementerian Perdagangan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang pastinya mereka punya network atau calon sponsor juga sehingga bisa menguatkan pengembangan subsektor fesyen melalui inisiasi-inisiasi dari JFW secara berkelanjutan,” kata Menekraf Riefky.
Kehadiran Kementerian Ekraf dalam puncak JFW 2026 pada November tahun lalu menjadi momentum kuat dalam menjaring kolaborasi lintas negara ASEAN.
Dukungan dari lintas kementerian membuat JFW berhasil meningkatkan kesadaran dan partisipasi ekosistem mode dengan total 619 publikasi dalam 8 hari cakupan media nasional dan internasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam perluasan inovasi program untuk menjadikan Jakarta sebagai barometer fesyen Asia Tenggara, pengembangan talenta juga akan dilakukan melalui Jakarta Fashion Force Academy.
Selain itu, keberlanjutan partisipasi pameran internasional seperti Tranoi dan Premiere Vision Paris sampai Riyadh Fashion Week juga disinyalir membangun jembatan global kemitraan strategis.
Chairwoman Jakarta Fashion Week (JFW) Svida Alisjahbana mengatakan JFW menjadi the official partner dari Tranoi Paris dan Riyadh Fashion Week yang bisa dibayangkan kalau Indonesia berpartisipasi di sana akan mendapatkan pavilion khusus.
Dengan dukungan Kementerian Ekraf, Svida berharap bisa mendapat skenografi atau interior desain yang menarik perhatian untuk kesempatan event internasional tersebut.
“Nantinya, JFW akan mengkurasi strictly the designers yang siap mendunia dan mempunyai kapasitas dan koleksi yang kuat sehingga bisa menjadi bahan perbincangan dan mengundang order international buyer,” ujar Svida Alisjahbana.
Svida juga meyakini bahwa Kementerian Ekonomi Kreatif bisa mengembangkan para pemain subsektor fesyen untuk naik kelas, khususnya mengangkat wastra Indonesia ke pasar global.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!