Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jerman Peringatkan Beijing Soal Taiwan dan Situasi HAM di Tiongkok

📅 Jumat, 23 Jun 2023, 13:58 WIB | Oleh:
Jerman Peringatkan Beijing Soal Taiwan dan Situasi HAM di Tiongkok Doc: AP/Markus Schreiber
Ket. Kanselir Jerman Olaf Scholz berpidato di Bundestag parlemen Jerman menjelang pertemuan Dewan Eropa di Gedung Reichstag di Berlin, Jerman, Kamis, 22 Juni 2023. Pertemuan Dewan Eropa akan diadakan di Brussel pada 29 dan 30 Juni 2023.

BERLIN - Kanselir Jerman Olaf Scholz memperingatkan Beijing pada Kamis (22/6) agar tidak menggunakan kekerasan untuk mengubah status quo dengan Taiwan dan menyatakan keprihatinan tentang situasi hak asasi manusia (HAM) di Tiongkok.

Associated Press melaporkan, kepada anggota parlemen Jerman Scholz mengatakan bahwa Berlin menginginkan hubungan yang konstruktif dengan Tiongkok karena negara tersebut memainkan peran kunci dalam memecahkan masalah global seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, dan kemiskinan.

"Pada saat yang sama kami dengan jelas mendesak Tiongkok untuk tetap berpegang pada aturan internasional," katanya tentang deklarasi G7."Tidak ada negara yang menjadi halaman belakang orang lain, itu berlaku untuk Eropa seperti halnya di tempat lain di dunia."

"Kami sangat menolak semua upaya mengubah status quo di Laut Tiongkok Timur dan Selatan dengan kekerasan atau paksaan," kata Scholz."Itu terutama berlaku untuk Taiwan."

Beijing menganggap pulau yang diperintah sendiri itu sebagai bagian dari Tiongkok dan telah memperluas kehadiran militernya di wilayah tersebut.

"Kami juga memandang dengan prihatin situasi HAM dan supremasi hukum di Tiongkok," katanya."Saya menggarisbawahi pesan-pesan ini sehari sebelum kemarin selama dialog pemerintah Jerman-Tiongkok."

Pernyataan Scholz di depan parlemen itu secara signifikan lebih kuat daripada pernyataan publiknya bersama Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang pada Selasa lalu. Scholz tidak menyebut Taiwan secara eksplisit saat dia berbicara bersama Li.

Wartawan tidak diizinkan untuk mengajukan pertanyaan pada acara itu, keputusan yang dikaitkan dengan kantor Scholz dengan keinginan delegasi Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.