Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jakarta Menuju Inklusivitas dalam Layanan Publik

📅 Kamis, 12 Jun 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jakarta Menuju Inklusivitas dalam Layanan Publik Doc: ANTARA/Arif Firmansyah
Ket. Arsip foto - Calon penumpang bersiap menaiki bus Transjabodetabek rute P11 Bogor-Blok M di halte Cidangiang, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/6).

JAKARTA – Jakarta akan dikelola agar lebih penuh warna (colourful). Janji ini dikemukakan Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo. “Di bawah kepemimpinan saya, Jakarta akan menjadi kota yang lebih berwarna atau colourful,” tutur Pramono, Rabu.

Konsep colourful yang dimaksud Pramono tersebut merujuk ke tata kelola kota yang stabil secara ekonomi, inklusif secara sosial, dan dinamis dalam pelayanan publik. “Jangan khawatir, Jakarta pasti akan lebih colourful dalam era pemerintahan saya,” kata Pramono.

Dia menjanjikan ini saat menerima kunjungan Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Peserta Pendidikan Pimpinan Nasional (PPN) Angkatan ke-25 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Balai Kota, Rabu.

Dalam konteks sosial, Pramono menyoroti disparitas ekonomi yang masih sangat jauh perbedaannya di Jakarta. Sebagai upaya mengatasinya, Pramono mengatakan Pemprov Jakarta sudah menjalankan kembali program bantuan pendidikan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

Kedua program ini menjadi alat untuk memotong rantai ketidakberuntungan sosial. Bahkan jika memiliki IPK yang baik, Pramono menjanjikan akan memberi bantuan hingga jenjang S3. Selain itu, Pramono juga menyoroti soal inflasi Jakarta yang terkendali.

Jakarta selama ini mampu menekan inflasi agar selalu di bawah angka nasional. Ini dicapai lewat kerja sama antardaerah untuk menjamin pasokan kebutuhan pokok, karena Jakarta bukan daerah produsen pangan.

Misalnya, Jakarta sudah bekerja sama dengan daerah Karawang (Jawa Barat) hingga Kediri (Jawa Timur) untuk pengadaan beras. Di sektor transportasi, Jakarta juga semakin terbuka. Rute Transjakarta kini menjangkau wilayah sub urban seperti PIK-2, Alam Sutera, Sawangan, Bogor, Depok hingga Bekasi

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.