Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Membludak! 6.360 Aduan Warga Karawang Masuk Sepanjang 2025, Bupati Aep Gerak Cepat

📅 Jumat, 12 Des 2025, 03:15 WIB | Oleh:
Membludak! 6.360 Aduan Warga Karawang Masuk Sepanjang 2025, Bupati Aep Gerak Cepat Doc: ANTARA/HO-Pemkab Karawang
Ket. Bupati Karawang Aep Syaepuloh.

KARAWANG - Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karawang, Jawa Barat mencatat sebanyak 6.360 aduan masyarakat masuk melalui layanan digital sepanjang 2025. Pemerintah daerah pun memperkuat komitmen percepatan tindak lanjut, seiring meningkatnya penggunaan media sosial sebagai ruang penyampaian keluhan publik.

"Tren media sosial sebagai wadah penyampaian keluhan atau aduan pelayanan, infrastruktur dan lain sebagainya terus meningkat dari waktu ke waktu," kata Bupati Karawang Aep Syaepuloh, saat kegiatan monitoring dan evaluasi pengelolaan pengaduan masyarakat di Karawang, Kamis.

Ia menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Karawang telah memiliki layanan aduan melalui aplikasi Tanggap Karawang (Tangkar). Aplikasi layanan pengaduan itu menjadi pusat layanan untuk aduan masyarakat.

Sesuai dengan catatan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Karawang, sepanjang tahun ini tercatat sebanyak 6.360 laporan pengaduan masyarakat yang disampaikan secara digital.

Secara umum, katanya, setiap pengaduan masyarakat itu secara langsung ditangani atau direspon oleh organisasi perangkat daerah terkait.

Dalam kegiatan monitoring dan evaluasi pengelolaan pengaduan masyarakat di Karawang, dilakukan penandatanganan komitmen bersama untuk mempercepat tindak lanjut atas setiap aduan masyarakat. 

Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya penyesuaian di era digital menyusul cepatnya informasi yang beredar di media sosial. 

Bupati menekankan pentingnya penyesuaian di era digital. Sebab saat ini keterbukaan informasi publik bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

"Di era digitalisasi seperti sekarang ini, mau tidak mau, suka tidak suka, harus kita tanggapi dengan bijak. Admin pengaduan adalah sektor utama dalam penyampaian informasi kepada publik," kata bupati.

Ia juga mengajak pemerintah kecamatan dan desa untuk aktif memberikan informasi kepada masyarakat melalui berbagai platform media sosial. Karena masyarakat dijamin atas hak informasi dari pemerintah. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.