Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ikon Wisata Sungai Surabaya, Arena Skateboard dan BMX Kalimas Hadir dengan Wajah Baru

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 14:38 WIB | Oleh:
Ikon Wisata Sungai Surabaya, Arena Skateboard dan BMX Kalimas Hadir dengan Wajah Baru Doc: Istimewa
Ket. Revitalisasi mencakup desain area obstacle, penambahan delapan lintasan baru, peningkatan pencahayaan, mural, hingga penataan visual agar skatepark terintegrasi dengan kawasan sungai Kalimas.

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) baru saja merampungkab revitalisasi "Skate & BMX Park" Kalimas di kawasan Ketabang, demi menghadirkan ruang publik yang representatif bagi komunitas olahraga ekstrem. 

Fasilitas ini kini hadir dengan wajah baru yang lebih representatif, aman, dan sesuai standar permainan skateboard maupun BMX. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama jajaran Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya sebelumnya telah berdiskusi langsung dengan komunitas untuk memastikan desain dan konsep yang diterapkan benar-benar menjawab kebutuhan pengguna.

Revitalisasi tersebut mencakup pembaruan desain area obstacle, penambahan delapan lintasan baru, peningkatan pencahayaan, mural, hingga penataan visual agar skatepark terintegrasi dengan kawasan sungai Kalimas. Dengan konsep ini, skatepark tidak hanya menjadi arena latihan, tetapi juga bagian dari penguatan ruang publik berbasis waterfront di pusat kota.

Kepala DPRKPP Kota Surabaya, Iman Kristian, mengatakan bahwa revitalisasi Skate & BMX Park Kalimas merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Wali Kota Eri Cahyadi saat melakukan kunjungan ke lokasi beberapa waktu lalu. Saat itu, kondisi skatepark dinilai belum memenuhi standar dan kurang layak digunakan oleh para skateboarder maupun BMX rider.

“Waktu Pak Wali datang ke lokasi bersama Disbudporapar dan komunitas, kondisi skatepark memang masih sangat terbatas. Secara visual tertutup, lintasannya tidak sesuai standar, dan kurang nyaman digunakan. Padahal, kawasan Kalimas ini memiliki potensi besar sebagai ruang publik dan kawasan wisata,” kata Iman, Rabu (4/2).

Menurutnya, Wali Kota Eri kemudian mengarahkan agar skatepark tidak hanya diperbaiki secara fisik, tetapi juga dikonsep ulang agar benar-benar berfungsi sebagai arena olahraga sekaligus ikon kawasan. Salah satu poin utama adalah membuka visual skatepark ke arah sungai sehingga aktivitas di dalamnya dapat terlihat dari berbagai sudut kawasan Kalimas.

“Pak Wali Kota menginginkan skatepark ini terintegrasi dengan sungai, jadi bukan sekadar tempat bermain, tapi juga menjadi bagian dari wajah kota. Orang lewat bisa melihat aktivitas skateboard dan BMX, sehingga kawasan ini terasa hidup,” jelasnya.

Iman menambahkan, satu hingga dua tahun lalu pihaknya mulai melakukan proses perencanaan dengan melibatkan komunitas secara langsung. Pemkot Surabaya tidak ingin membangun fasilitas berdasarkan asumsi semata, melainkan menggali kebutuhan riil para pengguna.

“Kami duduk bersama komunitas skateboard dan BMX, menggali ekspektasi mereka, gaya bermain, jenis obstacle yang dibutuhkan, sampai standar keselamatan. Dari situ baru kami susun desain dan konsep revitalisasinya,” imbuhnya.

Hasilnya, meskipun jenis fasilitas secara umum masih sama, seluruh lintasan dan obstacle kini dirancang ulang sesuai standar permainan profesional. Jika sebelumnya skatepark lebih bersifat atraksi visual, kini benar-benar difungsikan sebagai arena bermain dan latihan yang layak.

“Dulu lintasannya kurang sesuai, ada yang terlalu besar, ada yang transisinya tidak nyaman. Sekarang semuanya disesuaikan, baik dari segi ukuran, kemiringan, maupun alurnya. Jadi lebih aman, lebih nyaman, dan sesuai karakter skateboard serta BMX,” terangnya.

Perubahan paling menonjol adalah kehadiran fasilitas bowl yang menjadi yang pertama di Surabaya. Bowl ini diadaptasi dari konsep skatepark di Bali yang dinilai berhasil menarik minat komunitas.

“Kami melihat di Bali konsep bowl sangat diminati. Karena di Kalimas tersedia ruang yang cukup, maka konsep tersebut kami terapkan di sini. Harapannya, bukan hanya skateboarder Surabaya, tapi juga dari daerah lain di Jawa Timur bisa datang dan menjadikan Kalimas sebagai titik kumpul,” ungkapnya.

Lebih jauh, Iman menegaskan bahwa revitalisasi Skate & BMX Park Kalimas bukan hanya ditujukan untuk kepentingan olahraga, tetapi juga berdampak pada penguatan fungsi sosial kawasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.