Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hyang Argopuro Coffee Festival, Aroma Kopi yang Bangkitkan Wisata dan Ekonomi Probolinggo

📅 Senin, 10 Nov 2025, 18:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hyang Argopuro Coffee Festival, Aroma Kopi yang Bangkitkan Wisata dan Ekonomi Probolinggo Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kabupaten Probolinggo
Ket. Bupati Probolinggo M. Haris (tiga dari kiri) berfoto bersama dengan juara Manual Brew Competition dalam Hyang Argopuro Coffee Festival 2025, Minggu (9/11/2025).

PROBOLINGGO – Strategi pengembangan wisata yang terintegrasi dengan ekonomi masyarakat berperan penting dalam menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah wisatawan, tetapi juga memastikan manfaat ekonomi dirasakan langsung oleh warga lokal melalui pengembangan UMKM, produk kreatif, dan jasa pariwisata berbasis kearifan lokal.

Hyang Argopuro Coffee Festival 2025 yang sukses digelar di Bermi Eco Park, Desa Bermi, Kecamatan Krucil menjadi magnet wisata dan mendongkrak sektor ekonomi di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

"Hyang Argopuro Coffee Festival merupakan bagian dari strategi pengembangan wisata dan ekonomi masyarakat di wilayah pegunungan Kabupaten Probolinggo," kata Bupati Probolinggo Mohammad Haris dalam keterangannya di kabupaten setempat, Senin (10/11).

Kegiatan festival tersebut diprakarsai oleh Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Komunitas Yayasan Masyarakat Pecinta Kopi Kabupaten Probolinggo, dengan mengangkat tema "Rasa, Cerita dan Identitas Kopi Probolinggo".

"Bukan hanya menikmati kopi, tetapi juga merayakan alam dan keindahan Kabupaten Probolinggo. Dua kecamatan di kawasan Pegunungan Argopuro memiliki tujuh danau, tujuh air terjun, kebun teh dan bukit yang luar biasa indah yang perlu dijaga dan disyukuri," ujarnya.

Ia mengatakan Hyang Argopuro Coffee Festival merupakan bagian dari strategi pengembangan wisata dan ekonomi masyarakat di wilayah pegunungan Kabupaten Probolinggo.

“Konsepnya adalah kembali ke alam, kembali ke nature. Kami ingin masyarakat dan pengunjung menikmati keindahan secara alami tanpa merusak lingkungan. Yang terpenting kegiatan seperti itu mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Tiris dan Krucil," katanyalagi.

Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi wadah promosi bagi UMKM kopi lokal agar dapat naik kelas dan dikenal secara nasional.

"Kami punya kopi khas dengan kualitas yang tidak kalah dari daerah lain. Harapan saya, kegiatan itu bisa menjadi semangat bagi petani dan pelaku usaha kopi untuk terus mengembangkan kualitas dan kreativitasnya. Dari petani hingga pemilik kafe, semuanya harus tumbuh bersama," ujarnya.

Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi mengatakan penyelenggaraan Hyang Argopuro Coffee Festival menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kopi khas Kabupaten Probolinggo kepada masyarakat luas.

“Kami berharap produk kopi spesial dari Kabupaten Probolinggo bisa lebih dikenal oleh masyarakat penikmat kopi di Indonesia. Kami ingin menunjukkan bahwa kopi Kabupaten Probolinggo memiliki kualitas yang tidak kalah bagus dibandingkan daerah lain," katanya.

Ia mengatakan pula, festival itu berperan sebagai jembatan antara petani dan pelaku industri kopi karena sudah ada beberapa coffee shop yang berminat membeli kopi dari Kabupaten Probolinggo yang menjadi langkah konkret memperluas pasar bagi produk lokal.

Selain memperkuat sektor pertanian dan pemasaran, kegiatan Hyang Argopuro Coffee Festival juga menjadi daya tarik tambahan bagi pariwisata Kabupaten Probolinggo yang tengah menggelar The Seven Lakes Festival 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.