Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Huawei Disebut Patenkan Teknologi Sensor Sidik Jari Ultrasonik

📅 Selasa, 12 Mar 2024, 17:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Huawei Disebut Patenkan Teknologi Sensor Sidik Jari Ultrasonik Doc: ANTARA/Shutterstock/Nico El Nino

JAKARTA - Huawei baru-baru ini dikabarkan telah mendaftarkan paten untuk teknologi berupa sensor sidik jari ultrasonik, yang mungkin menandakan adanya pergerakan menuju pengembangan teknologi sidik jari ultrasonik agar tak lagi bergantung pada perusahaan lain.

Kabar itu dilaporkan Gizmochina, Senin (11/3), dan disebutkan bahwa hal itu menarik karena saat ini di industri produsen ponsel mengandalkan solusi sensor tersebut dari perusahaan bernama Goodix, yang dibatasi oleh paten Qualcomm.

Sensor sidik jari ultrasonik sebenarnya bukan hal baru karena mulai dikenalkan oleh Samsung lewat ponsel andalannya Galaxy S10 pada 2019.

Sejak saat itu Samsung pasti menggunakan teknologi tersebut pada ponsel-ponsel kelas atasnya khususnya pada seri S dan mendorong produsen lain mengikuti jejak serupa.

Adapun untuk sensor Huawei yang dipatenkan itu menjadi kabar baik karena memberikan opsi lain bagi industri.

Paten bertajuk "Modul pengenalan sidik jari ultrasonik, sistem dan perangkat elektronik" tersebut diketahui terdaftar dengan nomor CN117058725A, dan dijelaskan memiliki desain sensor yang menjanjikan peningkatan akurasi identifikasi sidik jari.

Spesifikasi paten ini meliputi rincian teknis konstruksi sensor, termasuk tumpukan elektroda umum, lapisan piezoelektrik, dan serangkaian unit elektroda piksel.

Rincian teknis menjelaskan bagaimana sensor beroperasi dalam mode transmisi dan penerimaan untuk menangkap informasi sidik jari dengan akurasi lebih tinggi.

Meskipun rincian teknisnya mungkin rumit, kesimpulan utamanya adalah bahwa paten baru Huawei mengisyaratkan ambisinya untuk mengembangkan teknologi sidik jari ultrasonik mereka sendiri, sehingga berpotensi mengurangi ketergantungan pada solusi perusahaan lain di masa depan. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.