Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hebat! Program Pilah Sampah di Rorotan Pangkas 6 Ton Sampah per Hari ke Bantar Gebang

📅 Senin, 20 Apr 2026, 17:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hebat! Program Pilah Sampah di Rorotan Pangkas 6 Ton Sampah per Hari ke Bantar Gebang Doc: Antara
Ket. Warga melakukan aksi pemilahan sampah langsung dari sumber di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Jakarta - Aksi pemilahan sampah dari sumber yang dijalankan di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, dalam 1,5 bulan terakhir diklaim mampu menurunkan volume sampah yang dibuang ke ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

“Capaian ini menjadi bukti konkret keberhasilan program 100 Persen Pilah Sampah berbasis partisipasi warga,” kata Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara (Sudin LH Jakut), Edy Mulyanto di Jakarta, Senin (20/4).

Ia menyebutkan dari total hampir 60 ribu jiwa di Kelurahan Rorotan, sebelumnya hanya sekitar lima persen rumah tangga yang memilah sampah.

Setelah intervensi lebih dari satu bulan, partisipasi aksi memilah sampah meningkat drastis dan berdampak langsung pada pengurangan volume sampah.

“Kami mencatat terjadi penurunan volume sampah lima hingga enam ton per hari," katanya.

Sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara mendeklarasikan diri sebagai kota yang 100 persen melakukan pemilahan sampah dari sumbernya. Sejjumlah kelurahan di daerah setempat pun dijadikan sebagai wilayah percontohan penerapan program tersebut.

“Pilah sampah bukan sekadar urusan kebersihan tetapi bagian dari kesehatan lingkungan,” kata Wakil Wali Kota Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan.

Ia mengatakan pemilahan sampah dari sumber juga dapat mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, pembangunan ekonomi sirkular, serta pembentukan karakter masyarakat perkotaan yang tertib dan bertanggungjawab.

Fredy menjelaskan upaya yang dilakukan meliputi edukasi masif kepada warga, pelibatan seluruh unsur wilayah mulai dari lurah, camat, RT/RW, PKK, kader lingkungan hingga tokoh masyarakat.

Kemudian melakukan penguatan sarana pendukung, serta kolaborasi dengan sekolah, tempat ibadah, pelaku usaha, dan komunitas.

“Deklarasi hari ini bukan akhir melainkan awal dari kerja besar membangun budaya memilah sampah di rumah tangga, lingkungan RT/RW, sekolah, pasar, kantor, dan ruang publik,” kata Fredy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.