Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasil Penelitian Mengungkapkan Cara Kerja Vaksinasi, CDC Mengungkapkan Efektivitas Vaksin Booster Covid-19 Menurun Setelah 4 Bulan

📅 Jumat, 18 Feb 2022, 09:55 WIB | Oleh:
Hasil Penelitian Mengungkapkan Cara Kerja Vaksinasi, CDC Mengungkapkan Efektivitas Vaksin Booster Covid-19 Menurun Setelah 4 Bulan Doc: istimewa

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebutkan bahwa efektivitas vaksin mRNA yakni Pfizer-BioNTech dan Moderna akan menurun dalam jangka waktu empat bulan.

Sehingga, kemampuan vaksin untuk melawan virus dengan gejala sedang maupun parah hanya bertahan selama kurang lebih dua bulan.

Dalam hal ini efektivitas vaksin yang disebut menurun secara substansial, sehingga para peneliti melaporkan kemungkinan mereka yang berisiko tinggi memerlukan suntikan booster tambahan.

Melansir dari The Scientist, para peneliti mengukur efektivitas vaksin mRNA, baik Pfizer-BioNTech maupun Moderna dalam mencegah rawat inap dan kunjungan ke unit gawat darurat atau fasilitas perawatan darurat lainnya.

Sejumlah peneliti memakai data dari 10 negara bagian Amerika Serikat yang dikumpulkan antara 26 Agustus 2021 hingga 22 Januari 2022.

Lalu, para peneliti menganalisis 241.204 kunjungan ke unit gawat darurat dan fasilitas perawatan darurat serta 93.408 rawat inap di antara orang dewasa yang berusia di atas 18 tahun dan telah menerima dua atau tiga dosis vaksin.

Temuan mereka bahwa suntikan booster 91 persen efektif mencegah rawat inap terhadap varian apa pun selama dua bulan. Meski, setelah empat bulan, jumlah ini menurun menjadi 78 persen.

Sementara itu, penelitian lain menunjukkan hasil bahwa seiring waktu, vaksin mungkin kehilangan sebagian kemampuannya untuk mencegah penyakit parah pada orang dewasa yang berusia di atas 65 tahun, tetapi tetap efektif pada orang yang lebih muda dengan kesehatan yang baik.

Perlu diketahui, pejabat kesehatan federal masih perlu mencari tahu siapa yang berisiko tinggi setelah menerima tiga dosis untuk menentukan siapa yang membutuhkan booster tambahan.

"Mungkin ada kebutuhan untuk booster tambahan, dorongan dosis ke-empat untuk individu yang menerima mRNA - yang dapat didasarkan pada usia, serta kondisi yang mendasarinya," ujar National Institute of Allergy and Infectious Diseases Director Anthony Fauci.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Setop Impor Agar Petani Tebu Termotivasi Meningkatkan Produktivitas
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi di industri pengolahan pangan, saya sangat ...
  • Tak Bisa Jalan Sendiri, Industri Besar Diminta Angkat IKM dan UMKM
    Preview komentar:
    Transformasi pendekatan CSR dari yang sekadar bantuan konsumtif ...
  • Kebergantungan Impor Naptha Bikin Industri RI Rawan Kena Guncangan Harga Global
    Preview komentar:
    Kenaikan harga bahan baku di sektor hulu akibat ...

Tak Mau Warga Kelaparan Pemkab Nduga Saluran 50 Ton Beras

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Mau Warga Kelaparan Pem...
Daerah
Sekda Diperiksa KPK, Bupati...
Megapolitan
Bogor Diobrak-abrik KPK, Kl...
Luar Negeri
Nepal Bosah-baseh, 10.000 K...
Daerah
Pertinggi Cadangan Pangan B...
Megapolitan
Hari Ini Aktivitas Jakarta ...
Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.