Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Minggu Pagi, Kualitas Udara Jakarta termasuk Kategori Sedang

📅 Minggu, 16 Mar 2025, 08:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Minggu Pagi, Kualitas Udara Jakarta termasuk Kategori Sedang Doc: ANTARA
Ket. Suasana Tugu Monas di Jakarta Pusat dengan latar belakang gedung bertingkat yang terlihat samar oleh polusi.

JAKARTA - Kualitas udara di DKI Jakarta pada Minggu (16/3) pagi masuk ke dalam kategori sedang berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir.

Berdasarkan pantauan pada pukul 06.12 WIB, kualitas udara berdasarkan Air Quality Index (AQI) berada di angka 93 dengan butiran partikel berdiameter 2.5 mikrometer atau kurang (PM2.5) berada di angka 11 mikrogram per meter kubik.

Kedua indikator tersebut menempatkan Jakarta berada pada peringkat 22 negara dengan udara buruk di dunia.

Sementara itu kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Minggu pagi yaitu Karachi (Pakistan) dengan indeks kualitas udara di angka 191, urutan kedua ada Lahore (Pakistan), dengan indeks kualitas udara di angka 174, kemudian di urutan ketiga Baku (Azerbaijan) di angka 162, di urutan keempat diikuti Chiang Mai (Thailand) juga di angka 162, dan di urutan lima ada Dubai (UEA) di angka 160.

Selanjutnya, berdasarkan Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta menunjukkan bahwa kualitas udara di dua lokasi berada pada kategori sedang dengan rentang AQI 51-100 sedangkan tiga lokasi lain berada pada kategori baik dengan rentang 0-50.

Beberapa titik tersebut seperti Pasar Minggu Jakarta Selatan dengan AQI di angka 53, Cempaka Putih Jakarta Pusat di angka 51, sedangkan wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara di angka 13, Cengkareng, Jakarta Barat di angka 9, Pulogadung Jakarta Timur berada di angka 14 yang menandakan tiga wilayah tersebut masuk kategori baik.

Melalui laman tersebut, DLH Jakarta menganjurkan agar setiap orang di wilayah yang disebutkan tadi untuk memakai masker apabila beraktivitas di luar ruang (outdoor).

Sementara bagi kelompok sensitif dianjurkan untuk lebih sering beristirahat serta beraktivitas ringan, membawa obat pribadi, dan juga memakai masker.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Kondisi Gelombang Tinggi di...
Ekonomi
Saatnya Perkuat Pasar Domes...
Luar Negeri
Prabowo Bawa 3 Pesan Indone...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.