Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bappenas Sebut Tak Mustahil Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 8% Bisa Diraih

26 Jumat, 14 Mar 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bappenas Sebut Tak Mustahil Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 8% Bisa Diraih Bappenas Sebut Tak Mustahil Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 8% Bisa Diraih Doc: antara
Ket. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy

Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy mengatakan bahwa tidak mustahil pertumbuhan ekonomi delapan persen pada 2029 bisa tercapai.

“Tidak mustahil pertumbuhan ekonomi delapan persen itu bisa tercapai. Memang akhirnya persoalan-persoalan mendasar yang akan menguji kita apakah pertumbuhan ekonomi delapan persen itu tercapai atau tidak,” katanya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI, Jakarta, Kamis (13/3).

Menurut dia, hal penting yang harus ditekankan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi adalah melakukan sinergi dan kerja sama dalam rangka mengurangi konflik maupun perbedaan pendapat guna mengurangi kegaduhan.

Dengan begitu, proses mencapai pertumbuhan ekonomi tinggi bisa berjalan lancar.

Berdasarkan catatan Kementerian PPN/Bappenas, Indonesia sudah berkali-kali mengalami pertumbuhan tinggi lebih dari delapan persen. Mulai dari tahun 1968 sebesar 10,92 persen, tahun 1980 sebesar 10 persen, tahun 1973 mencapai 8,1 persen, tahun 1977 hingga 8,6 persen, serta di 1995 tumbuh 8,22 persen.

“Jadi, kita punya pengalaman untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi tinggi sekaligus pemerataan,” ungkap Rachmat.

Selama periode 1970-1986, Menteri PPN menegaskan bahwa Indonesia tak hanya berhasil mengatasi rendahnya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga melakukan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkualitas.

“Pada saat itu, kita bisa menurunkan jumlah kemiskinan dari 70 persen sampai tinggal kurang dari 10 persen. Kenapa ini bisa seperti itu? Stabilitas ekonomi benar-benar menjadi acuan kita untuk mencapai itu,” ucap Kepala Bappenas.

Ambil Peluang

Lebih lanjut, Rachmat Pambudy menyatakan bahwa apabila dunia global sedang tidak baik-baik saja, justru Indonesia berpeluang mendapatkan manfaat.

“Pengalaman sejarah kita bahwa persoalan dunia global ini memang unik. Sejarah menunjukkan sejak kita merdeka, kalau dunia sedang susah, justru peluang ada di kita. Kalau dunia sedang baik-baik saja, justru kita mendapat kesulitan, terutama pada pertanian kita,” ujarnya.

Pada tahun 1950-1960an, ketika dunia sedang dilanda kesulitan makanan, bahan baku, barang dan jasa khususnya di bidang pertanian, keadaan Indonesia justru menunjukkan sebaliknya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Olahraga
Pembatalan Balapan di Phill...

Pramono: Jakarta Rumah Keberagaman

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pramono: Jakarta Rumah Kebe...

Pramono Ikut Lari, Internasional Makin Percaya Jakarta

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pramono Ikut Lari, Internas...
Olahraga
Kejutan di French Open 2026...
Daerah
Banjir Kepung 4 Gampong di ...
Advertisement
Bikin ASEAN Takjub, Kapal Selam Tanpa Awak Bikinan PT PAL Sabet Penghargaan Internasional

Bikin ASEAN Takjub, Kapal Selam Tanpa Awak Bikinan PT PAL Sabet Penghargaan Internasional

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.