Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hanya 95 Persen ASN Jakarta Masuk Kerja Hari Pertama Pascalebaran

📅 Kamis, 26 Mar 2026, 13:06 WIB | Oleh:
Hanya 95 Persen ASN Jakarta Masuk Kerja Hari Pertama Pascalebaran Doc: ist
Ket. asn banyak absen

JAKARTA – Belum diinformasikan ke mana jumlah 5 persen pegawai negeri Pemprov Jakarta tidak masuk kerja pada hari pertama pascalibur lebaran. Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta mencatat hanya 95 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jakarta masuk kerja pada hari pertama masuk kerja setelah libur Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 H/2026, Rabu (25/3).

Kepala BKD DKI Jakarta, Premi Lasari merinci dari jumlah tersebut, sebanyak 45,25 persen bekerja dari kantor, 5,07 persen bekerja secara fleksibel, dan sisanya masih dalam masa libur akademik.

“Adapun tingkat ketidakhadiran pada sore hari tercatat sebesar 4,94 persen, dengan rincian 3,14 persen tidak hadir dengan keterangan dan 1,80 persen tanpa keterangan,” ujar Premi dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan seluruh perangkat daerah dan unit kerja, khususnya yang memiliki tugas pelayanan publik, tetap menjalankan fungsinya seperti biasa guna memastikan layanan kepada masyarakat tetap optimal.

Lalu, bagi ASN yang tidak hadir tanpa keterangan yang sah akan dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

"Dengan tahapan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu oleh atasan langsungnya dan jika terbukti bersalah akan dikenakan sanksi hukuman disiplin," kata Premi. Dia menambahkan BKD DKI Jakarta terus melakukan pemantauan terhadap kehadiran pegawai guna memastikan pelaksanaan tugas berjalan optimal.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov DKI Jakarta) menerapkan kebijakan fleksibilitas kerja sesuai arahan pemerintah pusat. Skema bekerja dari kantor (work from office/WFO) dan bekerja secara fleksibel (work from anywhere/WFA) masih diberlakukan dalam masa transisi pascalibur Idul Fitri.

52.000 Pemudik Tiba di Jakarta

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat 52.471 penumpang kereta tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 1 Jakarta, lebih tinggi dibandingkan volume keberangkatan yang berjumlah 33.520 penumpang.

“Arus balik di wilayah Daop 1 Jakarta hingga kini masih menunjukkan angka yang cukup tinggi. Volume kedatangan masih mendominasi dibanding keberangkatan," kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo di Jakarta, Kamis.

Stasiun Pasar Senen dan Gambir kembali menjadi dua simpul utama arus balik. Pada Kamis, jumlah penumpang datang tertinggi tercatat di Stasiun Pasar Senen sebanyak 18.203 orang, disusul Stasiun Gambir 15.815 orang, dan Stasiun Bekasi 8.477 orang.

Sementara itu, untuk keberangkatan, Stasiun Pasar Senen juga mencatat angka tertinggi dengan 15.061 penumpang, diikuti Stasiun Gambir 7.828 penumpang dan Bekasi 5.448 penumpang. Selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan 1.083.674 tempat duduk untuk perjalanan kereta api jarak jauh. 

Hingga 26 Maret 2026, jumlah kumulatif penumpang berangkat tercatat sebanyak 742.715 orang. Selai. itu, tiket yang telah terjual atau dipesan mencapai 858.748 tiket, dengan tingkat okupansi rata-rata sebesar 79 persen. Meski arus balik terus berjalan, untuk periode keberangkatan 26 Maret hingga 1 April 2026, masih tersedia 198.535 tempat duduk.

Pada periode 11-20 Maret 2026, KAI Daop 1 Jakarta memberangkatkan 483.389 penumpang. Lalu, pada periode hari H Lebaran, 21-22 Maret 2026, volume keberangkatan tercatat sebanyak 97.297 penumpang, sedangkan jumlah kedatangan mencapai 62.254 penumpang. Memasuki arus balik sejak 23 Maret 2026, jumlah kedatangan harian terus bertahan pada kisaran 49 ribu hingga 53 ribu penumpang per hari.

Penumpang yang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta selama arus balik umumnya berasal dari sejumlah kota di Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat, seperti Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Jember, Purwokerto, Bandung, Malang, Solo, Tegal, Madiun, hingga Kutoarjo.

Sementara itu, kota tujuan favorit pelanggan selama masa Angkutan Lebaran meliputi Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, dan Jember. 
Lebih lanjut, untuk menjaga minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api pada masa Lebaran, KAI menghadirkan Promo Silaturahmi berupa diskon 20 persen untuk perjalanan kelas eksekutif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.