Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Pramono: Jangan Nekat Merantau Tanpa Keahlian, Persaingan Kerja Sangat Ketat

📅 Selasa, 17 Mar 2026, 13:52 WIB | Oleh:
Gubernur Pramono: Jangan Nekat Merantau Tanpa Keahlian, Persaingan Kerja Sangat Ketat Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan masyarakat yang berencana merantau ke ibu kota agar mempersiapkan diri dengan kemampuan dan keterampilan yang memadai. Ia menegaskan bahwa meski Jakarta terbuka bagi siapa saja, tidak semua orang mampu bertahan tanpa kesiapan yang cukup.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan masyarakat yang berencana merantau ke ibu kota agar mempersiapkan diri dengan kemampuan dan keterampilan yang memadai. Ia menegaskan bahwa meski Jakarta terbuka bagi siapa saja, tidak semua orang mampu bertahan tanpa kesiapan yang cukup.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat melepas peserta mudik bersama Pemprov DKI Jakarta di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan pesan kepada masyarakat yang berencana datang ke Jakarta setelah Lebaran.

Menurut Pramono, para pendatang diharapkan memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja di Jakarta. Hal ini penting agar mereka dapat bersaing dan memperoleh peluang kerja yang layak.

"Orang yang datang ke Jakarta harapannya adalah orang yang dengan kemampuan seperti yang dibutuhkan Pemerintah Jakarta saat ini ataupun dunia usaha yang ada di Jakarta," kata Pramono Anung.

Ia menekankan bahwa kehidupan di Jakarta tidak selalu mudah seperti yang sering dibayangkan. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa persaingan kerja di ibu kota sangat ketat dan membutuhkan kesiapan mental yang kuat.

"Kehidupan di Jakarta tidak seperti yang digambarkan bahwa baik-baik saja, ternyata tidak. Harus bekerja keras untuk bisa melakukan itu," ujar Pramono.

Meski memberikan peringatan tersebut, Pramono memastikan bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak akan melakukan operasi yustisia terhadap pendatang baru. Pemerintah tetap membuka ruang bagi masyarakat dari berbagai daerah untuk datang dan mencari peluang di ibu kota.

Namun demikian, ia berharap masyarakat yang datang dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar kerja yang ada. Dengan begitu, mereka tidak hanya datang, tetapi juga mampu bertahan dan berkembang.

Pramono menilai kesiapan individu menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika kehidupan di Jakarta. Tanpa keterampilan yang memadai, pendatang berpotensi menghadapi kesulitan dalam memperoleh pekerjaan dan memenuhi kebutuhan hidup.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kontribusi para pendatang terhadap pembangunan kota. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri terus berupaya menjaga keseimbangan antara keterbukaan kota dan kualitas sumber daya manusia. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan kota tetap berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan imbauan tersebut, Pramono berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan untuk merantau ke Jakarta. Persiapan yang matang dinilai menjadi faktor penting agar perjalanan merantau dapat memberikan hasil yang optimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.