Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ekraf On Stage: Jakarta Jadi Catwalk Kreativitas Anak Bangsa

📅 Minggu, 15 Jun 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekraf On Stage: Jakarta Jadi Catwalk Kreativitas Anak Bangsa Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wamenekraf Irene Umar hadiri Jakarta Future Festival dan sebut Jakarta kanvas kreasi bagi pejuang ekonomi kreatif, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (13/6/2025).

JAKARTA – Sektor ekonomi kreatif dapat memberikan nilai tambah dan meningkatkan pendapatan bagi Jakarta. Ekonomi kreatif membuka peluang kerja baru bagi masyarakat, terutama generasi muda, serta mengurangi angka pengangguran.

Industri kreatif mendorong munculnya inovasi dan kreativitas, yang pada akhirnya meningkatkan daya saing produk dan jasa lokal di pasar. Ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal dapat melestarikan warisan budaya dan tradisi, sekaligus menjadikannya daya tarik wisata dan produk kreatif.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif menyebut kota Jakarta merupakan "kanvas" tempat berkreasi bagi pejuang ekraf, karena banyak gedung kesenian untuk mengadakan pertunjukan yang bisa digunakan.

“Bagi pejuang ekraf, Jakarta adalah sebuah 'kanvas' untuk berkreasi. Contohnya, saat kita ingin mengadakan seni pertunjukan tentu Taman Ismail Marzuki atau banyak gedung kesenian lain di Jakarta yang keren bisa digunakan,” kata Irene Umar, dalam keterangan pers yang diterima, Minggu (15/6).

Saat menjadi pembicara di acara "Jakarta Future Festival", yang digagas bersama Bappeda DKI Jakarta, Kementerian Ekraf, Karsa City Lab, Urun Daya Kota, dan Plus Jakarta, ia menyebut Jakarta merupakan kota kosmopolitan karena menjadi pusat pertemuan budaya, etnis, dan ekonomi beragam yang hidup selama 24 jam.

Meskipun secara resmi Jakarta akan berusia 498 tahun, tetapi Wamenekraf selalu merasa Jakarta masih berusia 22 tahun, kota yang masih muda, tapi bisa memunculkan banyak ide eksplorasi bagi dunia.

“Jakarta tak perlu takut untuk bereksperimen atau berinovasi. Jakarta bisa sebagai cosmopolitan city yang aktivitasnya dari pagi sampai malam hari selalu dihiasi dengan kreasi dan kreativitas,” imbuh Irene.

Tahun ini, Jakarta Future Festival mengangkat tema Collaborate to Elevate, sebagai bentuk untuk melangkah kolaborasi bersama demi menciptakan Jakarta naik kelas atau terelevasi. Sesi pertama Future Talk, memulai diskusi pengembangan kota Jakarta yang inklusif, kreatif, dan progresif.

Melalui acara ini, pejuang ekraf akan menghadirkan ide besar, gagasan segar, dan pertunjukan menggelegar dengan kehadiran para tokoh, kreator, dan pemimpin perubahan.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemerintah Provinsi Jakarta, Atika Nur Rahmania, menambahkan, Jakarta harus membangun kreativitas menuju kota global yang inklusif dan berkelanjutan.

Kolaborasi Kemenekraf dengan Pemerintah Provinsi Jakarta melalui Jakarta Future Festival diharapkan bisa diimplementasikan dan memberi dampak nyata lebih luas pada masyarakat.

“Hubungan Jakarta dengan warganya ternyata tak sepenuhnya transaksional, justru didorong oleh cinta. Kami ingin membangun kota dari organic relationship sebagai dasar atau fondasi menuju kota global,” ungkap Atika.

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia, Veronica Tan, menyampaikan bahwa untuk membangun kota Jakarta sebagai rumah dengan kultur beragam, harus dimulai dengan mencintai dan menghargai sesama manusia untuk membangun kota yang berkelanjutan untuk generasi penerus.

Salah satu pembicara yang hadir dalam sesi tersebut, Founder & CEO Think Policy Andhyta F. Utami menyampaikan kecintaan terhadap kota Jakarta harus diwujudkan dengan komitmen dan kebersamaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.