Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Efek Gempa Rusia, Wamenpar Imbau Pelaku Pariwisata

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 16:00 WIB | Oleh:
Efek Gempa Rusia, Wamenpar Imbau Pelaku Pariwisata Doc: ANTARA/Adiwinata Solihin
Ket. Sejumlah warga melihat kondisi pantai Leato Selatan di Kota Gorontalo, Gorontalo, Rabu (30/7). BMKG Gorontalo merilis dampak gempa tektonik magnitudo 8,7 di dekat pesisir timur Kamchatka, Rusia berpotensi menimbulkan tsunami setinggi 0,5 meter di gorontal

Jakarta -- Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengimbau seluruh pelaku industri pariwisata untuk memperkuat mitigasi risiko di destinasi wisata akibat gempa yang terjadi di Rusia.

"Kami mengimbau seluruh pelaku industri pariwisata untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat mitigasi risiko, dan aktif memberikan edukasi kepada wisatawan mengenai prosedur keselamatan yang berlaku," kata Ni Luh saat dihubungi Antara di Jakarta, Rabu malam.

Informasi mengenai potensi bencana alam seperti tsunami menimbulkan kekhawatiran, baik bagi wisatawan maupun pelaku pariwisata di daerah terdampak. Meski demikian, Kemenpar ingin setiap pihak memahami bahwa keselamatan adalah prioritas utama dalam pengembangan sektor pariwisata nasional.

Oleh karena itu, Kementerian Pariwisata berkoordinasi secara intensif dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta pemerintah daerah setempat untuk memastikan sistem peringatan dini berjalan optimal dan informasi disampaikan secara akurat kepada masyarakat maupun wisatawan.

"Keselamatan dan kenyamanan wisatawan adalah bagian dari komitmen kami dalam membangun pariwisata yang tangguh, adaptif, dan bertanggung jawab," ucap Ni Luh.

Kementerian Pariwisata juga sudah mengeluarkan imbauan yang diunggah melalui akun Instagram resminya. Pelaku usaha diminta untuk mematuhi dan tanggap pada setiap arahan dari otoritas imbas dari gempa besar di Rusia.

BMKG juga turut mengeluarkan peringatan dini atas dampak dari gempa bermagnitudo 8,7 di Rusia. Dalam peringatan itu ada sejumlah wilayah di Indonesia timur yang terdampak, yakni Talaud, Kota Gorontalo, Halmahera Utara, Manokwari, Raja Ampat, Biaknumfor, Supiori, Sorong Utara, Jayapura dan Sarmi.

Gempa tersebut menyebabkan gelombang kecil di bawah 0,5 meter antara pukul 14.52 sampai 16.30 WIT.

Sementara Badan geologi Amerika Serikat USGS menyatakan bahwa tsunami dapat mencapai Jepang, Filipina, Alaska, Hawaii, Guam dan Indonesia.

Masyarakat dan wisatawan pun diminta terus mengikuti informasi lebih lanjut mengenai penanganan bencana dan titik evakuasi melalui kanal-kanal resmi dari pemerintah dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.