Tim SAR Gabungan Cari Tiga Korban Kapal Tabrakan di Perairan Karimun Kepri
📅 Selasa, 07 Jan 2025, 01:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Humas SAR Tanjungpinang
Tanjungpinang - Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap tiga orang korban kapal long boat yang hilang akibat mengalami tabrakan di perairan Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Kronologis kejadian bermula ketika Com Center Kantor SAR Tanjungpinang menerima laporan dari POCC Singapore terkait kecelakaan kapal long boat di Pulau Karimun Besar, Senin (6/1), sekitar pukul 06:26 WIB. Menurut laporan, sejumlah enam orang ditemukan terapung di perairan tersebut.
"Keenamnya berhasil dievakuasi oleh kapal Oil Tanker Navi8 Guards yang berada di sekitar lokasi kejadian. Evakuasi dilakukan dalam waktu cepat untuk memastikan keselamatan para korban," kata Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli, Senin malam.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, kata Fazzli, terdapat tiga orang masih dinyatakan hilang di perairan tersebut, sehingga upaya pencarian dan penyelamatan pun terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan bantuan dari kapal-kapal yang berada di perairan sekitarnya.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan pihak berwenang guna menyelidiki penyebab kecelakaan dan memastikan keselamatan para korban yang hilang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga ditemukan titik terang," ujarnya.
Fazzli mengimbau seluruh pihak yang berada di perairan Tanjung Balai Karimun supaya tetap waspada dan mengikuti instruksi dari otoritas setempat demi menjaga keselamatan pelayaran.
Pihak berwenang akan memberikan informasi lebih lanjut setelah perkembangan terbaru.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menambahkan dari total enam korban yang telah diselamatkan, empat korban mengalami luka ringan dan dievakuasi di Markas Komando Lanal Tanjung Balai Karimun. Sedangkan dua orang lainnya dirujuk di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Muhammad Sani.
"Sementara identitas tiga korban hilang, satu di antaranya anak balita umur 2,5 tahun atas nama Nur Asyifa. Lalu, dua orang lagi belum diketahui identitasnya," demikian Fazzli.
Berikut identitas empat korban luka ringan.
1. Tn. Ismail (41 th)
Alamat : Lombok Timur, Desa Sakara, Kecamatan Sakra.
Pemeriksaan :
- Tensi 130/70 mmHg
- ?tenggorokan sakit
- ?Lemas kelelahan
2. Tn. Matrae (45 th)
Alamat : Jawa Timur, Sumenep
Pemeriksaan :
- Tensi 120/80 mmHg
- ?Lecet ringan
- ?Lemas kelelahan
3. Tn. Imam (40 th)
Alamat : Lombok Barat, Mataram, Desa Batu layar
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!