Diplomasi Presiden Prabowo Berbuah Hotel di Makkah untuk Kampung Haji Indonesia
📅 Rabu, 07 Jan 2026, 11:50 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Diplomasi internasional Presiden Prabowo Subianto membuahkan hasil berupa aset hotel di Makkah, Arab Saudi, yang akan menjadi lokasi Kampung Haji Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1).
"Ini berkat diplomasi yang luar biasa dari Bapak Presiden sehingga untuk pertama kalinya, pemerintah Arab Saudi mengubah aturan sebuah negara untuk bisa memiliki aset di Arab Saudi," kata Prasetyo.
Dia juga mengonfirmasi Indonesia telah memenangi proses lelang untuk memiliki hotel dan tanah di Makkah, Arab Saudi, bahkan Saudi memberikan privilege (hak istimewa) kepada Pemerintah RI untuk memilih di antara beberapa lokasi yang cukup strategis.
"Tahun ini, sudah bisa kita pergunakan, akan menampung sementara kurang lebih di kisaran 24.000 sampai 25.000 jamaah," ujar Prasetyo.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, Kerajaan Arab Saudi saat ini telah mengesahkan undang-undang yang memperbolehkan pihak asing memiliki tanah dan properti di negara mereka.
“Saya kira itu menjadi salah satu kado bagi bangsa Indonesia, dan bagi umat Islam khususnya,” ucap Prasetyo.
Dia mengatakan lokasi hotel dan tanah Kampung Haji Indonesia yang dipilih itu hanya berjarak kurang lebih 500 meter dari Masjidil Haram.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kampung Haji tersebut, kata dia, diproyeksikan akan dilengkapi dengan fasilitas mal, klinik kesehatan, food court, serta memiliki sejumlah tempat yang representatif untuk dapat dimanfaatkan bagi kepentingan rata-rata 1,8 juta jamaah umrah per tahun.
Sebelumnya, CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengungkapkan Pemerintah Indonesia telah membeli sebuah hotel beserta lahan seluas sekitar 5 hektare di Makkah, Arab Saudi, yang akan dikembangkan sebagai Kampung Haji Indonesia.
Hotel yang dibeli itu adalah Novotel Thakher Makkah, yang memiliki kapasitas 1.461 kamar dan tiga menara, serta mampu menampung 4.383 calon haji Indonesia.
Ke depan, pemerintah juga merencanakan pembangunan tambahan 13 menara, sehingga total kamar akan meningkat menjadi 6.025 kamar.
Dengan pengembangan tersebut, Kampung Haji Indonesia diharapkan dapat menampung ribuan calon haji Indonesia dengan fasilitas yang lebih terintegrasi, nyaman, dan efisien.
Rosan juga menjelaskan lokasi Kampung Haji Indonesia itu berada sangat dekat dengan Masjidil Haram, bahkan jauh lebih strategis dibandingkan tempat tinggal jemaah haji Indonesia selama ini yang umumnya berjarak antara 4,5 hingga 6 kilometer.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!