Deretan Orang Amerika yang Membelot ke Rusia, Ada Snowden dan Seagal
📅 Minggu, 04 Jun 2023, 11:46 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: NEWSWEEK/TWITTER/GETTY IMAGES
JAKARTA - Sejumlah orang Amerika terkemuka yang memiliki high profile diketahui telah membelot ke Rusia. Siapa mereka? Newsweek memberikan ringkasannya, memeriksa motif mereka dan bagaimana mereka beralih ke masyarakat yang sangat berbeda.
Tara Reade
Reade sempat bekerja untuk Biden sebagai asisten kampanye di Washington DC, dari Desember 1992 hingga Agustus 1993.
Pada suatu hari di tahun 1993, menurut Reade, dia disuruh mengantarkan tas ke calon presiden itu di kompleks Capitol Hill. Kepada CNN, dia mengatakan telah mengalami pelecehen seksual yang dilakukan Biden saat itu.
Pada 2020, Biden bersikeras bahwa penyerangan yang dilaporkan itu "tidak pernah terjadi". "Organisasi media yang bertanggung jawab harus memeriksa dan mengevaluasi catatan ketidakkonsistenan yang lengkap dan berkembang dalam ceritanya, yang telah berulang kali berubah baik kecil maupun besar."
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada Rabu, Reade muncul bersama Maria Butin, yang pada 2018 dihukum karena bertindak sebagai agen asing yang tidak terdaftar di AS.
Dia berkomentar: "Saya akan mengajukan permintaan dan ini permintaan yang besar: Saya ingin mengajukan kewarganegaraan di Rusia dari Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin, dan semoga Maria dapat membantu saya di Duma Negara.
"Saya berjanji untuk menjadi warga negara yang baik dan melanjutkan hidup saya dengan cara yang positif."
Sebaiknya Anda baca juga:
Edward Snowden
Pada 2013, saat bekerja sebagai kontraktor intelijen di Hawaii, Snowden membocorkan lebih dari 7.000 dokumen rahasia, mengungkap detail operasi intelijen AS dan Inggris, termasuk Badan Keamanan Nasional yang mengumpulkan catatan telepon dari jutaan pelanggan Verizon di AS.
Snowden didakwa melakukan spionaseoleh Departemen Kehakiman AS. Ia kemudian melarikan diri dari Hong Kong ke Moskow.Awalnya mantan kontraktor itu dicegah di bandara selama sebulan, karena otoritas AS telah membatalkan paspornya, setelah itu dia diberikan suaka sementara oleh otoritas Rusia.Suaka berulang kali diperpanjang hingga 2020, ketika izin tinggal permanen diberikan.
Pada September 2022, Snowden diberikan kewarganegaraan Rusia, yang awalnya dia ajukan pada November 2020, mengklaim takut dipisahkan dari keluarganya di era "perbatasan tertutup".
Setelah berita itu diumumkan, Snowden mencuit: "Setelah bertahun-tahun berpisah dari orangtua kami, istri saya dan saya tidak memiliki keinginan untuk berpisah dari Anak-anak kami.
"Setelah dua tahun menunggu dan hampir sepuluh tahun di pengasingan, sedikit stabilitas akan membuat perbedaan bagi keluarga saya. Saya berdoa untuk privasi mereka-dan kita semua."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!