Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cek Gigi Gratis untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Bukittinggi

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 22:55 WIB | Oleh:
Cek Gigi Gratis untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Bukittinggi Doc: Antaranews

Bukittinggi - Sebanyak 356  Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Kota Bukittinggi  Provinsi Sumatera Barat memperoleh layanan pengecekan gigi gratis untuk mencegah karies atau kerusakan pada lapisan struktur gigi.

Ketua DPD Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia TGMI Sumatera Barat, Gusti Haryati di Bukittinggi, Selasa (9/9/2025)  mengatakan puluhan tenaga medis yang tergabung dalam TGM Peduli langsung melakukan pemeriksaan secara serentak..

Dia menyebutkan kegiatan ini lahir dari keprihatinan atas tingginya angka karies yang dialami anak-anak, khususnya ABK dengan total 3.047 anak di Provinsi Sumatera Barat..

“Data global mencatat, lebih dari 3,5 miliar orang di dunia terdampak penyakit gigi dan mulut, dengan karies sebagai beban terbesar. Kondisi ini lebih mengkhawatirkan dialami anak berkebutuhan khusus, yang prevalensinya lebih tinggi dibandingkan anak pada umumnya,” kata Gusti.

Menurutnya kegiatan bakti sosial tidak hanya sekadar pemeriksaan dan perawatan gigi gratis, tetapi juga memberikan edukasi penting bagi orang tua serta guru pendamping. 

“Anak dengan kebutuhan khusus berhak mendapat perhatian yang sama, termasuk dalam kesehatan gigi dan mulut. Melalui bakti sosial ini kami ingin memberikan dampak langsung bagi anak-anak dan keluarganya,” ujarnya.

Kegiatan itu mendapat dukungan penuh dari orang tua, guru sekolah luar biasa, unsur Dinas Kesehatan, hingga relawan muda yang ikut terlibat dalam menyukseskan kegiatan. 

Dengan kolaborasi berbagai pihak, layanan kesehatan gratis ini diharapkan memberi manfaat luas bagi keluarga anak berkebutuhan khusus di Bukittinggi.

Selain pemeriksaan medis, panitia juga menghadirkan penyuluhan interaktif. Para orang tua mendapatkan tips praktis tentang menjaga kesehatan gigi anak, mulai dari pola makan sehat, kebiasaan menyikat gigi yang benar, hingga pencegahan dini terhadap karies.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini, tapi terus berlanjut agar anak-anak berkebutuhan khusus tetap mendapatkan pendampingan berkesinambungan,” tegas Gusti Haryati.

Direktur RSUD Dr Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi Busril mengatakan anak berkebutuhan khusus memiliki resiko lebih tinggi menderita penyakit gigi dan mulut.

"Dibutuhkan treatment dan cara pendekatan khusus kepada anak-anak ini. Harus diakui selama ini minim edukasi atau bakti sosial di kalangan anak ini, momen ini menjadi penting untuk penyemangat aksi kebaikan pada anak istimewa," kata Busril.

Ia menyebutkan sesuai data kesehatan di 2023, sebanyak 57 persen anak-anak usia di atas tiga tahun mengalami kerusakan gigi dan mulut.

"Perlu kepedulian kita bersama terutama orang tua dan guru tindakan spesifiknya. Jangan sampai kualitas hidup dan kesehatan anak-anak berkurang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.