Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Jatuh Korban, Dinkes Tasikmalaya Terus Pantau Kesehatan Penyelenggara Pemilu

📅 Kamis, 22 Feb 2024, 17:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Jatuh Korban, Dinkes Tasikmalaya Terus Pantau Kesehatan Penyelenggara Pemilu Doc: ANTARA/HO-Pokja Pemkot Tasikmalaya
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat.

Tasikmalaya - Tim Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, terus memantau kondisi kesehatan para penyelenggara Pemilu 2024 di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK) sampai nanti rapat pleno tingkat kota untuk memastikan semuanya sehat dan mendapatkan pelayanan cepat apabila ada yang sakit.

"Masih (memantau), kemarin juga KPU Kota masih mengajukan permohonan obat," kata Kepala Dinkes Kota Tasikmalaya Uus Supangat saat dihubungi melalui telepon seluler di Tasikmalaya, Kamis.

Ia menuturkan tim kesehatan dari Dinkes Kota Tasikmalaya sejak penyelenggaraan pemilu sudah siap siaga untuk memberikan pelayanan kesehatan mulai dari pencegahan, maupun penanganan medis bagi penyelenggara dan masyarakat umum.

Terutama, lanjut dia, kesiapsiagaan tim kesehatan dilakukan saat pencoblosan dan penghitungan suara di tingkat pemungutan suara (TPS) dengan cara berkeliling untuk memastikan petugas penyelenggara dalam keadaan sehat, dan apabila sakit langsung ditangani.

"Siaga keliling sudah enggak, tetapi di puskesmas masih ada siaga cuma sudah dikurangi jamnya," katanya.

Ia menyampaikan setelah pemantauan di tingkat kecamatan, selannjutnya petugas fokus pemantauan kesehatan petugas penyelenggara pemilu di tingkat Kota Tasikmalaya dengan jumlah petugas kesehatan tidak terlalu banyak.

"Yang siaga penuh sampai penghitungan di tempat pencoblosan dan di tingkat kecamatan, selanjutnya dikurangi sampai pleno tingkat kota," katanya.

Terkait penyelenggara pemilu yang mendapatkan penanganan kesehatan selama ini, kata Uus, tercatat sebanyak 32 orang terdiri atas 14 orang petugas KPPS, selanjutnya 6 saksi, 5 petugas PPK, 2 pengawas pemilu, 2 petugas Satuan Linmas, dan 3 petugas lainnya.

Uus menyampaikan data tersebut laporan sementara saat momentum penyelenggaraan pencoblosan dan penghitungan suara. Sampai saat ini belum ada tambahan data penyelenggara pemilu yang mendapatkan penanganan kesehatan.

"Mungkin bisa berubah sesuai di lapangan, mudah-mudahan sudah tak ada lagi kasus," kata Uus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.